BI: Ekonomi Kerakyatan Jadi Sumber Ekonomi Baru di Tengah Corona

Senin, 6 Juli 2020
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo

Jakarta, Sumselupdate.com-Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, ekonomi kerakyatan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di tengah pandemi Virus Corona.

Sebanyak 67,5 juta pelaku ekonomi kerakyatan harus didorong melalui ekonomi digital agar menghasilkan kinerja positif bagi ekonomi.

Read More

“Ekonomi kerakyaatan pasti sering kita sebut sektor informal padahal mereka potensinya sangat besar 67,5 juta atau 91 juta penduduk yang kita sebut informal,” ujar Perry dalam diskusi online, Jakarta, Senin (6/7/2020).

Perry mengatakan, digitalisasi merupakan strategi yang tepat untuk mengangkat jutaan pelaku ekonomi kreatif dari sektor informal. Untuk itu, bank sentral terus mengampanyekan penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

“Kami dorong bagaimana sistem pembayaran dengan kami mengkampanyekan QRIS. Seluruh kantor Bank Indonesia melakukan kampanye. Sehingga sektor informal yang belum terjamah sekarang sudah kita masukkan menjadi sektor formal,” paparnya.

Perry melanjutkan, hingga kini sebanyak 3,7 juta sektor informal sudah tergister melalui QRIS. Hal tersebut melaju pesat berkat kerja sama antara Bank Indonesia dan seluruh perbankan.

“Terima kasih perbankan yang sudah secara cepat melakukan digitalisasi bahkan yang komersial maupun yang ritel termasuk di BTN. Bagaimana menyediakan jasa-jasa perbankan perumahan dan properti,” jelasnya.(adm/lip6)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts