Laporan Haris Widodo
Banyuasin, Sumselupdate.com – Sungguh tragis akhir hidup Joni (30), warga Kampung Ratu, Desa Sungsang II, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Korban tewas diterkam buaya saat mencari kayu guna memperbaiki alat penangkap ikan bersama ayahnya Asidin (58) di perairan Sungai Bungin tepat wilayah Muara Sungsang, Rabu (3/6) pukul 13.30 WIB.
Direktur Polairud Polda Sumsel, Kombes YS Widodo, Kamis (4/6/2020), mengatakan, jasad Joni ditemukan pada malam kejadian.
Sedangkan ayahnya Asidin mengalami luka di bagian punggung dan bagian tangan lantaran ingin menolong anaknya saat diserang hewan buas tersebut.
Kombes YS Widido menuturkan peristiwa nahas itu bermula korban dan ayahnya baru saja selesai mencari kayu untuk memsang jaring perangkap ikan.
Setelah jaring ikan dipasang, korban naik ke atas perahu. Namun di atas perahu, korban masih mencuci kakinya di dalam air.
Saat asyik mencuci kaki, tiba-tiba muncul buaya muara dari dalam air dan menerkam korban Joni.
Melihat anaknya diseret ke dalam air, ayahnya spontan berusaha menolong dengan cara menyelam.
Namun upaya ayahnya menolong korban tak berhasil. Jusru Asidin mengalami luka di bagian punggung dan tangannya.
Tak lama kemudian, Tim SAR gabungan dari Ditpolair, Posmat TNI Angkatan Laut Sungsang, dan warga melakukan pencarian.
Pencarian membuahkan hasil. Pada malam harinya jasad korban ditemukan untuk selanjutnya dibawa ke rumah orang tua guna dikebumikan. (**)











