Wisma Atlet Jadi ODP Center, Manajemen Cari Penginapan Pemain SFC

Jumat, 17 April 2020
Wakil Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Hendri Zainuddin.

Palembang, Sumselupdate.com – Penetapan Wisma Atlet di Kompleks Jakabaring Sport City (JSC) Palembang sebagai ODP Center atau tempat menampung orang dalam pengawasan (ODP) virus Corona (Covid-19), berimbas pada tim Sriwijaya FC.

Laskar Wong Kito, terpaksa harus mengungsi sementara waktu, demi menghindari hal yang tidak diinginkan.

Read More

Untuk diketahui, selain dijadikan sebagai tempat penginapan atlet dari berbagai cabang olahraga, Wisma Atlet juga menjadi mess bagi tim Sriwijaya FC.

Wisma Atlet merupakan tempat seluruh ofisial Sriwijaya FC untuk beristirahat selama mengarungi kompetisi Liga 2.

Hanya saja, sejak pandemi virus Corona, Wisma Atlet kini beralih fungsi. Sebagai salah satu penginapan milik pemerintah yang punya fasilitas memadai, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memutuskan untuk menjadikan Wisma Atlet sebagai OPD Center atau Rumah Sehat Covid-19.

“Kami mencari tempat penginapan pemain dan pelatih ke lokasi di luar Wisma Atlet. Kita tidak ingin ada sesuatu negatif yang terjadi,” ujar Wakil Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Hendri Zainuddin, Jumat, (17/4/2020).

Mengingat Wisma Atlet merupakan lokasi penginapan seluruh ofisial tim Sriwijaya FC, terutama pemain dan pelatih, kans besar perpindahan tempat tinggal akan dilakukan selama satu bulan ke depan.

“Kalau pandemi belum mereda dan Liga kembali digelar, pasti markas Sriwijaya FC harus dialihkan. Kita tidak akan masuk dulu kesana (Wisma Atlet). Opsinya bisa ke Swarna Dwipa atau lihat nanti seperti apa,” terangnya.

Dikatakan HZ, opsi perpindahan merupakan langkah tepat dan bentuk perhatian klub, supaya semua ofisial Sriwijaya FC tidak terkontaminasi virus dan bakteri.

Apalagi, penyebaran virus Corona bisa melalui benda apa saja yang pernah terkontaminasi pasien. “Takutnya masih ada sisa-sisa virus yang menempel di wilayah sana,” ujarnya.

Manajemen Sriwijaya FC akan meminta bantuan Pemerintah Provinsi untuk membersihkan kawasan. Jika pandemi Covid-19 selesai, pembersihan menyeluruh harus dilakukan sesuai standar WHO.

“Kami manajemen Sriwijaya FC sebenarnya tidak mempermasalahkan keputusan Pemerintah Provinsi untuk memfungsikan Wisma Atlet sebagai Rumah Sehat dan tempat karantina ODP,” jelasnya.

“Setiap daerah wajib ada satu tempat khusus untuk penanggulangan para ODP dan pasien. Kebetulan Wisma Atlet tempat yang paling representatif di Sumatera Selatan ini,” tambahnya. (tra)

 

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts