Sekayu, Sumselupdate.com – Perhatian Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin kepada para penyandang disabilitas di Kabupaten Muba patut diapresiasi, sebab tak butuh waktu lama pemberdayaan terhadap penyandang disabilitas di Muba yang menjadi salah satu poin dalam visi misi kepala daerah, akan segera terwujud.
Perhatian khusus terhadap pemenuhan hak para disabilitas sudah banyak dibuktikan oleh Dodi Reza Alex Noerdin. Di antaranya terakomidirnya para atlet disabilitas yang perlakuannya sama seperti atlet konvesional.
Selain itu, terkait akses bagi difabel baik infrastruktur gedung maupun infrasturktur lainnya seperti pembangunan pendestrian di sepanjang Kolonel Wahid Udin yang dibangun akses bagi difabel khususnya tunanetra.
Sekertaris Organisasi Perkumpulan Penyadang Disabiliatas Indonesia (PPDI) Kabupaten Muba, Aswandi, SE, mengatakan baik secara pribadi maupun organisasi mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada bapak bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin yang telah memberikan perhatian serius kepada para difabel.
“Kami sangat berterima kasih kepada pak Dodi beliau seorang pemimpin masa depan yang selalu memikirkan rakyatnya termasuk kami para difabel. Pemenuhan hak mulai banyak diwujudkan oleh belaiu termasuk pemenuhan hak kesejahteraan sosial bagi penyandang diasbilitas yang dalam waktu dekat akan diwujudkan dalam bentuk perda,” kata Aswandi.
“Semua apa yang telah diberikan kepada para difabel terhadap pemenuhan hak yang secara bertahap akan terakomidir secara keseluruhan merupakan penghargaan bagi kami difabel yang sangat luar biasa,” tambahnya.
“Mungkin baru Muba, kabupaten di provinsi Sumsel, yang sudah memberikan pemenuhan hak bagi difabel mulai dari kesejahteraan hingga akses infrastrukur dan menurut kami ini suatu prestasi yang menjadi kebaggan kami sebagi warga Muba,” ucapnya.
Dari itu, ke depan tentu dirinya berharap apa yang sudah diwujudkan oleh Bapak Bupati Dodi Reza Alex diikuti dan diakomodir oleh seluruh stakeholder dan perangkat daerah dalam hal pemenuhan hak difabel sesuai wewenang masing-masing.
“Pemenuhan hak terhadap disabilitas tidak hanya menjadi tanggung jawab dinas sosial sebagai leading sektor tetapi melibatkan semua pihak termasuk swasta, masyarakat, organiasi lainya. Kami dari PPDI ke depan siap bersinergi kepada semua pihak,” tukasnya.
Sementara, Ketua NPCI Kabupaten Muba Yulianto mengatakan uacapan ribuan terimaksih kepada bapak Bupati Muba Dodi Reza Alex dan Wakil Bupati Beni Hernedi yang telah mengakomodir dan mensupport para atlet difabel.
Hal ini ditunjukkan seperti beberapa hari lalu para atlet difabel mengikuti pertandingan Peparprov di Kota Prabumulih.
“Satu hal yang membuat kami merasa haru kepada bapak bupati Dodi Reza Alex, beliau tidak membedakan atlet difabel dengan atlet konvensional. Perlakuan kami sama seperti apa yang diperlakukan atlet nondifabel,” singkatnya.
Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza menyebutkan pemenuhan hak penyandang disabilitas di Muba sudah menjadi kewajiban dirinya selaku Kepala Daerah. “Ini bukanlah hal yang tabu, sudah sepantasnya dan menjadi kewajiban untuk memberlakukan secara sama warga di Muba, kita hanya bekerja dan melayani warga, biarkan orang yang menilai,” tegasnya.
Lanjutnya, pemenuhan hak dan sarana prasarana penyandang disabilitas akan terus digencarkan di Muba dan untuk merealisasikan hal tersebut Dodi mengaku akan terus bersinergi dan berkoordinasi dengan para pihak.
“Untuk mewujudkan Muba Maju Berjaya di tahun 2022 tentu tidak bisa dipisahkan dari masukan dan sumbangsih dari seluruh warga Muba termasuk penyandang disabilitas,” pungkasnya. (rel)











