Pagaralam, Sumselupdate.com – Kematian Yudiansyah Haryanto (40), warga Dusun Tebat Benawa, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan, yang tewas dimangsa harimau, nyaris tak diketahui tetangga dan keluarganya.
Pria yang akrab disapa Yanto ini dikira tetangga dan keluarganya masih hidup sejak pergi ke kebun kopi pada Senin (2/12/2019), sekitar pukul 08.00 lalu.
Empat hari tak pulang ke rumah, Yanto yang asli warga Karang Dalam Ulu, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat ini, tak membuat tetangga dan keluarga curiga lantaran aktivitas korban di kebun kopi seperti itu.
Namun kematian korban akhirnya terungkap setelah mertuanya pada Rabu (4/12), sekitar pukul 18.00, meninggal dunia.
Pihak keluarga pun mulai curiga lantaran korban tak bisa dihubungi melalui telepon genggam.
Keluarga pun memutuskan untuk melakukan penjemputan terhadap ayah dua anak ini di kebun kopinya.
Pagi tadi ini keluarga korban langsung menyusul ke lokasi perkebunan untuk mencari korban.
Benar saja, jasad korban ditemukan berjarak sekitar sepuluh meter dari pondok dalam kondisi meninggal dunia dengan kondisi sangat menggenaskan.
Tubuh korban sudah membusuk hanya tinggal tengkorak dan hanya daging bagian kaki yang masih tersisa dan di sekitar mayat masih terlihat harimau Sumatera.
Tak mau mengambil risiko, keluarga korban meminta bantuan petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Dempo Selatan untuk membantu mengevakuasi mayat korban.
Selanjutnya tim gabungan dari Polres Pagaralam, Polsek Dempo Selatan, Koramil Dempo Selatan dan dibantu warga Desa Tebat Benawa langsung bergerak ke lokasi untuk mengevakuasi korban.
Saat ditemukan aparat dan masyarakat, kondisi tubuh korban sangat menggenaskan. Selain isi perut sudah tidak ada lagi, paha dan kaki korban sudah kelihatan tulang.
Pada tubuh korban juga kelihatan tulang rusuknya, dan kepala korban sudah dalam kondisi tak bisa dikenali lagi.
Saat ini jenazah korban dibawa petugas ke RSUD Besemah Kota Pagaralam untuk dilakukan visum. (ric/edo)











