Palembang, Sumselupdate.com – Inta Ferin (22) mahasiswi semester V, Universitas PGRI Palembang ditemukan tewas mengapung di Sungai Musi, seputaran Pelabuhan Boombaru, Jumat (1/11/2019), setelah melompat dari Jembatan Musi IV.
Sebelum jasad Inta ditemukan, Gatot Marzuki (42) yang merupakan ayah korban membuat laporan di Polresta Palembang, pada Kamis (31/10) lantaran anak perempuannya itu tak kunjung pulang.
Korban diketahui sempat memesan ojek online dan menuju kawasan Musi IV. Titik lokasi didapatkan oleh temannya karena ponsel milik Inta tertinggal di kontrakan tempatnya tinggal yang berada di sekitar kampus.
Pihak kepolisian mendapatkan laporan dari masyarakat yang menemukan jenazah seorang perempuan mengapung di perairan Sungai Musi, Dermaga Kontainer Pelabuhan Bombaru. Setelah dievakuasi jenazah tersebut diketahui adalah Inta.
Gatot yang merupakan ayah korban, sempat diminta oleh dokter forensik untuk masuk ke dalam melihat kondisi jenazah. Saat keluar tangisnya pun pecah karena mengetahui jenazah merupakan putri pertamanya. “Iya itu anak saya,” kata Gatot dikutip dari laman kompas.com.
Kasat Polair Polresta Palembang Kompol Yudo Winarno mengatakan, sebelum menghilang, korban sempat menuliskan sebuah surat yang diletakkan di kamar kontrakan tempatnya tinggal.
“Surat itu, bertuliskan bahasa jawa, korban seperti pamitan. Setelah menemukan surat itu keluarga langsung melapor kehilangan,” kata Yudo.
Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum. Setelah dipastikan itu adalah IF, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. “Pihak keluarga sudah memastikan itu adalah IF yang hilang,” ujar dia. (pto)











