PALI, Sumselupdate.com — Warga Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Provinsi Sumaatera Selatan dihebohkan dengan informasi palsu salah satu warung bakso yang mengandung babi. Informasi sesat itu menyebar melalui jejaring sosial dan perpesanan WhatsApp.
“Ibu-ibu yang galak makan bakso s****, ternyata bakso itu sudah dicek Dinkes, mengandung daging babi, jangan dibeli lagi,” petikan salah satu chat yang tersebar di media sosial.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten PALI, saat dikonfirmasi Sumselupdate.com membantah pihaknya telah mengeluarkan pemeriksaan terhadap warung bakso tersebut.
Plt Kepala Dinkes PALI, Mudakir mengatakan, bukan kapasitas dan tugas pokok fungsi (tupoksi) Dinkes untuk memeriksa apakah makanan mengandung daging babi atau tidak.
Pihaknya hanya melakukan pemeriksaan sesuai dengan tupoksi, yaitu memeriksa Bahan Tambahan Makanan (BTM), seperti borax, formalin, dan rodamin.
“Dari hasil pemeriksaan tersebut, pihak kami tidak menemukan BTM tersebut di warung bakso di Kecamatan Talang Ubi. Hasilnya, negatif,” katanya, Minggu (13/10/2019).
Kendati demikian, untuk pemeriksaan daging bakso apakah mengandung daging babi, Ia mengatakan itu ranah dari Dinas Peternakan.
“Namun, kami tegaskan Dinkes PALI tidak pernah mengeluarkan pernyataan bahwa kami telah memeriksa warung bakso tersebut dan menyatakan mengandung daging babi,” tambahnya. (adj)











