Palembang, Sumselupdate.com – DPC Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kota Palembang merasa lega usai melakukan pertemuan dengan Walikota Palembang di Rumah Dinas Walikota, Senin (23/9/2019).
Dalam pertemuan tersebut, Harnojoyo mau memenuhi permintaan mereka, dengan menandatangani perjanjian hitam di atas putih.
“Alhamdulillah sudah menerima apa yang kami minta, yaitu hitam di atas putih. Dengan segala proses, akhirnya direspons sesuai acuan surat lama yang sudah ada,” ujar Musoli, Ketua DPC Pertuni Palembang.
Lanjutnya mengatakan besar harapan mereka dari pihak pemkot Palembang bisa menjamin kebutuhan kaum penyandang disabilitas
“Bagaimanapun keadaan yang kami dapatkan, paling penting untuk Pertuni adalah Walikota Palembang bisa menjamin semua kebutuhan kami. Dengan berusaha memenuhi apa yang dibutuhkan rakyat,” ungkapnya.
Dirinya meminta kompensasi yang diajukan baik masalah pemindahan dan pembiayaan dapat difasilitasi, dampak dari pembangunan pasar ikan.
“Kompensasi yang kami ajukan ini perihal lokasi pemindahan dengan luas lebih kecil. Tapi segala pemindahan pembiayaan difasilitasi. Kemudian, atas dampak pembangunan pasar ikan tersebut, kami meminta kompensasi dan wali kota berjanji bakal diperjuangkan. Penyampaian kompensasi ini tadi sempat dibahas tergantung pendapatan,” paparnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Palembang Heri Aprian, meski Pemkot Palembang belum menyetujui pemberian kompensasi tersebut, namun siap membantu secara pribadi.
“Sudah dibantu hitam di atas putih. Silakan pakai dengan benar dan tidak melanggar aturan. Anggaran nanti kita usahakan lagi, sekarang keinginan utama terlebih dulu,” tandasnya. (syd)











