Palembang, Sumselupdate.com – Satu dari tiga pelaku perampokan terhadap ibu hamil diringkus anggota Unit II Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel, Kamis (15/8/2019) dinihari.
Dalam aksi tersebut pelaku berhasil menggasak uang arisan Rp70 juta milik korban Suharni (35) yang ditaruh di dalam box sepeda motor yang dikendarai korban. Para pelaku menjalankan aksinya pada siang hari sehingga korban mengenali pelakunya.
Tersangkanya, Iwan Kay (43) warga Desa Tanjung Kerang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin terpaksa dilumpuhkan kedua kakinya karena melakukan perlawanan saat petugas akan menangkapnya.
Kejadian perampokan yang dilakukan ketiga pelaku berawal korban Suharni warga Desa Sungai Kedukan, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin dan temannya, Neli Pikayanti baru pulang menghadiri arisan, pada Rabu (19/6) lalu.
Saat tiba di ujung Desa Tanah Lembak, ketiga pelaku langsung menghadang korban, dua pelaku menggunakan topeng dan satu pelaku lainnya memakai helm. Salah satu pelaku menodongkan senjata api dan pelaku Ujang yang dikenali korban memaksanya turun dari motor.
Saat itu Ujang meletuskan senjata dua kali ke arah atas dan satu kali ke arah bawah kaki korban. Setelah itu pelaku merampas kalung dari leher korban, lalu kabur dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion.
Sedangkan kedua pelaku lainnya membawa kabur sepeda Motor Yamaha Nmax warna putih milik korban. “Kami kenal dengan pelaku. Salah satunya yang sudah ditangkap ini dan pelaku Ujang. Aku masih ingat dengan wajahnya,” ujarnya.
Dijelaskan korban, bahwa uang Rp70 juta yang berada di bawah jok motor tersebut merupakan uang arisan. “Itu uang tagihan arisan, waktu itu kami baru balik dari nagih. Mereka bawa lari motor, di dalam jok itu ada duit dan HP. Jumlah kerugian Rp115 juta,” bebernya.
Kasubdit III AKBP Yudhi Surhadi melalui Kanit II Kompol Bahtiar SH membenarkan tersangka yang diamankan merupakan satu dari tiga pelaku yang melakukan perampokan dengan menggunakan senjata api rakitan.
“Pelaku yang kita amankan mengakui seluruh aksinya. Saat ini masih dalam penyelidikan untuk mengejar pelaku lainnya,” ujar Bahtiar.
Sementara itu Kay mengatakan saat melakukan aksi bersama temannya menggunakan senjata api rakitan yang diperoleh dari temannya.”Korban kami hadang terus kami suruh turun. Ujang yang nembak ke arah pucuk dan ke bawah jaraknyo sekitar satu meter dengan korban,” ujarnya. (tra)











