Tampung Sampah Jadi Rupiah, Hanar Dono Minta Dibuatkan Regulasi dengan Pemerintah

Rabu, 26 Juni 2019
Bank peduli sampah di Desa Tanah Abang Jaya.

PALI, Sumselupdate.com – Sejak didirikan 2008 lalu dan terdaftar di notaris pada 2011, Bank Peduli Sampah semakin menunjukkan eksistensinya di Bumi Serepat Serasan. Tercatat sudah ada 1.300 Kepala Keluarga yang menjadi nasabah di bank sampah yang berlokasi di Desa Tanah Abang Jaya, Kecamatan Tanah ,Abang Kabupaten PALI ini.

Hanar Dono, Perintis Bank Peduli Sampah mengatakan bahwa tujuan didirikannya Bank Peduli Sampah untuk mengurangi timbunan sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). “Selain itu, ini juga bisa membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat,” ucapnya.

Read More

“Disamping membiasakan masyarakat untuk gemar menabung, walaupun itu hanya sampah. Sehingga, nantinya bisa meningkatkan pendapatan penghasilan keluarga sejahtera. Serta memberikan kesadaran kepada masyarakat supaya sadar bahwa sampah tersebut sangat bermanfaat dan bisa di jadikan sumber daya penghasilan, sebab SAMPAH merupakan singkatan dari Semoga Allah Melimpahkan Pahala Atas Hambanya,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa konsep bank sampah untuk mengurangi pembakaran untuk mencegah efek rumah kaca. Pihaknya juga kini mengelola sampah organik untuk dipergunakan di perkebunan.

“Hanya saja saya berharap, adanya dukungan dari pemerintah baik itu berupa regulasi ataupun peraturan seperti Peraturan Daerah (Perda) dan (Perbub) guna mendukung keberlanjutan bank sampah dan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R),” pintanya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts