Pagaralam, Sumselupdate.com – Upaya ‘mencuri’ aliran listrik dengan modus mengakali Kwh meter dijalankan banyak oknum warga di Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan. Tujuannya tak lain agar pembayaran rekening listriknya menjadi murah.
Meski begitu, Manager PLN Rayon Pagaralam, Achmad Meilady, Sabtu (25/5/2019), mengaku, pihaknya meningkatkan kontrol dan pengawasan terhadap modus seperti itu.
Menurut dia, jika ada oknum warga ketahuan melakukan hal tersebut, maka akan dijatuhkan sanksi pemutusan aliran listrik.
Dikatakannya, hasil temuan di lapangan, pihaknya masih mendapati adanya tindakan pelanggan yang menyalahi ketentuan yang telah diberlakukan.
Seperti Kwh meternya dipasangi alat tertentu, padahal Kwh meter itu milik PLN. Termasuk pula memasang MCB yang tidak sesuai dengan daya.
“Untuk daya 900 voltampere mesti dipasang MCB empat Kwh, sementara temuan di lapangan ada yang dipasangi enam Kwh,” terangnya seraya mengatakan bila hal itu terus berlanjut tentunya PLN akan mengalami kerugian.
Diakuinya, PLN mengalami kerugian cukup besar akibat adanya tindakan curang yang dilakukan pelanggan PLN agar pembayaran tagihan listrik pelanggan menjadi kecil dan hal itu tidak sesuai dengan pemakaiannya.
“Ya pastinya PLN akan mengambil tindakan secara tegas dengan melakukan pemutusan aliran listrik ke rumah pelanggan,” ujarnya. (ric)











