Palembang, sumselupdate.com – Mudik yang tinggal menghitung hari lagi, Kementerian PUPR menyiagakan enam posko pada daerah rawan longsor di sepanjang jalur mudik Sumatera Selatan menuju arah provinsi Bengkulu.
Posko yang disiagakan selama masa angkutan mudik tersebut dimaksudkan untuk mempermudah penanganan kala terjadi longsor.
Kasatker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Sumsel Ir. Cecep Irwansyah, MT, mengungkapkan, jalur mudik Sumatera Selatan – Bengkulu memang masuk dalam wilayah rawan longsor dengan kondisi geografis yang sebagian besar merupakan perbukitan.
Longsor yang terjadi dipicu atas kondisi lereng yang gundul dengan diiringi hujan deras. Cecep mengatakan, untuk memastikan penanganan longsor berjalan efektif operasional masing-masing posko diisi oleh dua belas petugas dan dibagi dalam dua shift.
“Satu shift mungkin terdiri dari enam sampai tujuh orang termasuk operator, mekanik dan supir. Shift pagi sampai sore dan sore hingga malem. Kami siagakan juga kendaraan roda dua agar bisa melakukan pemantauan dengan cepat ke lokasi lonsor,” ujar Cecep, Kamis (16/5/2019).
Dijelaskan Cecep, posko siaga akan mulai diintensifkan mulai H-10 hingga H+10 lebaran. Tidak hanya berfungsi sebagai pos pantau, posko siaga juga akan dilengkapi dengan fasilitas sitirahat dan informasi bagi para pemudik.
“Nantinya di area lokasi Posko akan kita buat semaksimal mungkin, pos juga bisa dimanfaatkan oleh pemudik bukan hanya untuk penanggulangan bencana seperti longsor dan kerusakan saja, namun bisa juga dimanfaatkan untuk tempat rehat, melepas lelah, bagi para pemudik,” ungkapnya
Selanjutnya pos tersebut akan difungsikan secara maksimal pada saat masa arus mudik dan arus balik Lebaran 2019. (adi)











