PALI, Sumselupdate.com – Warga Desa Karta Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Provinsi Sumatera Selatan mendadak heboh. Lantaran, adanya aksi perampokan oleh enam penjahat bertopeng dengan senjata api dan senjata tajam terhadap pengusaha batu bata yang bernama Cata (65).
Aksi enam pelaku ini berlangsung, Minggu (12/5) sekitar pukul 23.00 WIB, berawal saat seorang pelaku mengetuk pintu rumah korban yang langsung dibuka. Saat dibuka ternyata seorang pelaku langsung menebas golok yang dipegangnya ke tubuh korban.
Namun, tebasan itu tidak melukai korban karena diduga korban ada ilmu kebal. Melihat hal itu, tiga pelaku lain mencoba menyerang korban dengan membacoknya dan menembaknya menggunakan senjata api.
Tapi, lagi-lagi korban tidak pantang mundur karena pistol yang diacungkan ke tubuhnya itu tidak meletus. Merasa terancam korban mencoba bergulat dengan satu orang pelaku yang ternyata membuat pelaku lain mencoba mengeroyoknya.
Bacokan yang diberikan pelaku kembali tidak mempan dan korban kembali mengelak, sehingga satu tebasan pelaku mengenai sesama pelaku lainya, sehingga darah segar berhamburan di sekitar rumah korban.
Melihat hal itu, keenam pelaku memilih untuk melarikan diri ke semak-aemak dan hanya membawa seekor burung milik korban yang berada di dalam sangkar yang tergantung di dalam rumah korban.
“Saat ayah membuka pintu rumah, kawanan rampok itu langsung membacoknya, tapi untung ayah berhasil mengelak. Untungnya juga senpi yang mau ditembakan ke ayah sebanyak dua kali tidak meletus, kalau meletus pasti ayah sudah terluka,” ucap anak korban, Kartini saat dibincangi, Selasa (14/5/2019).
Diungkapkannya, lantaran ayahnya terus memberikan perlawanan bahkan sempat bergulat, maka kawanan perampok yang terdiri dari empat orang yang menyerang dan dua orang memantau sekitar lokasi langsung melarikan diri.
“Pas mau minta kunci sepeda motor, uang, dan HP, ayah terus melawan, makanya kawanan rampok itu lari dan hanya membawa seekor burung peliharaan saja. Untungnya ayah hanya terluka sedikit, karena bisa mengelak, tapi tetap kami bawa ke rumah sakit untuk berobat,” ungkap Kartini.
Sementara itu, Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan Setiawan melalui Kanit Reskrim Ipda M Arafah mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP. “Saat ini kita masih dalam proses penyelidikan,” singkatnya kepada wartawan. (adj)











