Soal Pengganti Taufik Kurniawan, PAN Tidak Mau Berspekulasi

Minggu, 4 November 2018
Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan (tengah) dikawal petugas menggunakan rompi orange usai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (2/11/2018))

Jakarta, Sumselupdate.com – DPP PAN akan melakukan reposisi Taufik Kurniawan sebagai Wakil Ketua DPR namun partai tersebut enggan berspekulasi terkait nama pengganti Taufik yang beredar di masyarakat termasuk munculnya nama Hanafi Rais.

Hal itu dikatakan Sekretaris Jenderal DPP PAN Eddy Soeparno menjawab pertanyaan wartawan terkait pengganti Taufik di Pimpinan DPR setelah yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka dan menahannya dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Kabupaten Kebumen Jawa, Tengah.

Read More

“Saya tidak tahu itu spekulasi dari mana (Hanafi Rais sebagai calon Wakil Ketua DPR) dan tentu saya tidak bisa konfirmasi hal tersebut karena proses pembicaraan teknis belum kami jalankan,” kata Eddy usai menghadiri deklarasi Komando Ulama untuk Pemenangan Prabowo-Sandi di Jakarta, Minggu (4/11/2018), demikian dilansir Antara.

Eddy enggan berspekulasi terkait nama pengganti Taufik sebagai Wakil Ketua DPR termasuk munculnya nama Hanafi Rais, karena keputusan akan diambil secara kolektif di tingkat DPP PAN.

Dia mengatakan sosok pengganti Taufik di Pimpinan DPR adalah seorang yang memiliki senioritas dan punya rekam jejak yang baik di lembaga legislatif serta komitmen kepada partai serta koalisi.

“PAN harus menjalankan proses internal untuk menentukan pengganti Taufik dan hasil rincinya akan disampaikan kepada publik setelah prosesnya selesai,” ujarnya.

Dia mengatakan terkait nama pengganti Taufik sebagai Wakil Ketua DPR, ada 48 nama kader PAN yang saat ini menjadi anggota DPR.

Selain itu dia mengatakan partainya telah resmi menon-aktifkan Taufik Kurniawan sebagai Wakil Ketua Umum PAN setelah KPK menahannya sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Kabupaten Kebumen Jawa, Tengah.

“Pertama, kami sudah non-aktifkan Taufik sebagai Wakil Ketua Umum DPP PAN. Setelah ini kami akan segera menjalankan proses melakukan reposisi beliau dari pimpinan DPR RI,” katanya.

Dia menjelaskan secara internal kebijakan PAN ketika kadernya yang menduduki jabatan publik terutama di legislatif terkena kasus hukum apalagi sudah dinyatakan sebagai tersangka dan ditahan, maka partainya akan melakukan reposisi dari jabatannya.

Namun dia menjelaskan bahwa proses reposisi tersebut menunggu Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan kembali ke Indonesia karena saat ini masih di luar negeri.

“Ketua Umum PAN akan kembali ke Indonesia pada Selasa (6/11), setelah itu kami akan melakukan rapat secara internal yang lebih teknis lagi untuk mendapat hasil terbaik,” ujarnya.(ant/adm5)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts