Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia, BKKBN Sumsel Gelar Lomba Senam Poco-poco Serentak

Minggu, 7 Oktober 2018
Kegiatan senam poco-poco nusantara di halaman Kantor BKKBN Sumsel Jalan Demang Lebar Daun, Jumat (5/10).

Palembang, Sumselupdate.com – Dalam rangka memperingati hari kontrasepsi sedunia atau World Contraception Day (WDC) tahun 2018, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Sumsel menggelar kegiatan senam poco-poco nusantara di halaman Kantor BKKBN Sumsel Jalan Demang Lebar Daun, Jumat (5/10).

Senam poco-poco nusantara tersebut dipimpin langsung Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Sumsel Drs Waspi didamping para kepala bidang.

Read More

Sebanyak 300 peserta yang terdiri dari pegawai BKKBN, mitra BKKBN, IBI Provinsi Sumsel, PLKB/PKB Kota Palembang, GenRe tampak antusias mengikuti senam yang mengusung tema ‘Kesehatan Reproduksi Untuk Keluarga Terencana Menuju Indonesia Sejahtera” tersebut.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel, Drs Waspi mengatakan, senam poco-poco yang dilaksanakan ini merupakan rangkaian kegiatan Hari Kontrasepsi Sedunia yang dilakukan serentak oleh Perwakilan BKKBN Provinsi di seluruh Indonesia.

 

Kepala Perwakilan BKKBN Sumsel Drs Waspi.

 

“Melalui peringatan hari kontrasepsi sedunia ini kita mengingatkan seluruh elemen masyarakat mengenai pentingnya alat kontrasepsi sebagai bagian dari upaya untuk mencapat sumberdaya manusia yang berkualitas,” ujar Waspi.

Ditambahkannya, untuk pencapaian BKKBN Sumsel secara keseluruhan hingga Juni lalu sebesar 40 persen dan diharapkan akhir tahun nanti di atas 80 persen.

Melalui peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia ini, menurut dia, pihaknya berkomitmen untuk terus memperjuangkan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) terutama untuk unmeet need dengan mensosialisasikan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti UID Implant atau Vasektomi sehingga masyarakat yang tinggal di daerah perairan, perbatasan dan daerah tertinggal dapat hidup tenang tanpa mengkhawatirkan alat kontrasepsi seperti yang biasa digunakan yakni alat kontrasepsi jangka pendek (pil dan suntik).

Sementara itu, Kabid KSPK, Minarti, SE mengatakan, peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia ini merupakan momen penting bagi seluruh rakyat Indonesia,mengingat dengan menggunakan alat konrasepsi sebagai alat untuk memberi jarak kelahiran juga sebagai alat untuk menciptakan manusia yang berkualitas.

Maka dari itu, pihaknya mengajak seluruh mitra BKKBN untuk ikut terlibat dalam kegiatan Hari Kontrasepsi Sedunia tersebut agar tetap fokus dalam membantu mensosialisasikan program KKBPK hingga bisa mencapai target Total Fertility Rate (TFR) sumsel yang saat ini berada di 2,6 bisa ditekan menjadi 2,3.

Pada hari yang sama Kaper BKKBN Sumsel dan staf menerima kunjungan kerja dalam rangka penguatan program KKBPK dari BKKBN Perwakilan Provinsi Jawa Tengah.

Dalam pertemuan itu diharapkan kedua provinsi bisa berbagi ilmu dan pengalaman dalam pengelolaan program KKBPK sehingga dapat dijadikan pelajaran bagi masing-masing provinsi dalam meningkatkan pelayanan. (ril)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts