Palembang, Sumselupdate.com – Usai ditinggal beberapa pemain pilar dan coach Rahmad Darmawan lantaran permasalahan internal skuad Laskar Wong Kito, Subangkit dipercaya membesut Sriwijaya FC.
Namun, sejauh ini performa tim belum menunjukkan progres peningkatan.
Penampilan Laskar Wong Kito tidak kunjung konsisten dan kerap kesulitan meraih kemenangan.
Dalam lima laga terakhir sejak ditangani Subangkit, Sriwijaya FC baru meraih satu kemenangan, satu kali imbang dan tiga laga lainnya berakhir dengan kekalahan. Hasil ini membuat Sriwijaya FC kini terdampar di papan tengah klasemen sementara Liga 1.
Posisi Sriwijaya FC juga terbilang cukup rawan. Selisih poin Elang Andalas cukup tipis dengan tim yang berada di zona degradasi. Sebagai pelatih, Subangkit juga dihadapkan pada posisi yang sulit.
Jika kembali takluk dari PSM Makassar pada pekan ke-23 Liga 1, 23 September 2018, bukan tidak mungkin mantan pelatih PSIS Semarang itu akan dilengserkan sebagai nahkoda Sriwijaya FC.
“Soal performa tim yang kurang maksimal, semuanya saya serahkan ke manajemen. Saya pasrah saja dengan hasil yang diraih,” kata Subangkit, Senin (17/9/2018).
Menurut Subangkit, dirinya sudah berupaya secara maksimal agar dapat meningkatkan performa tim yang sedang menurun. Namun dia mengakui masih banyak kekurangan yang mesti dibenahi.
Terutama di sektor pertahanan. Subangkit belum menemui komposisi yang pas untuk empat bek sejajar. Dalam liga laga yang telah dia lalui, komposisi pertahanan selalu berubah.
Hal ini juga berpengaruh terhadap konsistensi permainan tim. Imbasnya, pertahanan Sriwijaya FC sangat mudah ditembus dan sudah kemasukan delapan gol dari lima pertandingan.
“Evaluasi lini belakang sangat penting sebelumnya menghadapi PSM Makassar. Kita akan coba terapkan rotasi untuk menemukan komposisi yang pas,” tukasnya. (tra)











