Dewan Desak PLN Baturaja Tingkatkan Kualitas Layanan

Jumat, 14 September 2018
Ilustrasi

Baturaja, Sumselupdate.com – DPRD Kabupaten OKU mengkritisi kinerja PLN Cabang Baturaja agar dapat lebih meningatkan pelayanan, hal ini disebabkan seringn nya terjadi pemadaman listrik tanpa alasan, seperti pada Jumat (14/9/2018) pemadaman selama 6 jam dari pukul 9.00–15.00. Menurut pihak PLN pemadaman karena adanya pemampasan pohon.

Yopi Syahrudin Ssos, anggota DPRD OKU dari Fraksi Demokrat mengkritisi kinerja PLN yang dinilai kurang maksimal, bahkan saat ini beban masyarakat cukup berat dengan adanya kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang tidak dibarangi dengan peningkatan mutu dan pelayanan.

Read More

“Pemempasan pohon bukanlah hal yang urgent yang harus mematikan aliran listrik, pemampasan pohon merupakan salah satu bentuk perwatan pihak PLN terhadap jaringan. Jadi hal itu tidak perlu melakukan pemadaman dan harus mengorbankan kepentingan masyarakat luas,” kata Yopi.

Diungkapkan Yopi, sadar atau tidak sadar saat ini beban masyrakat cukup berat dengan adanya kenaikan TDL, harusnya kenaikan ini dibarangi dengan mutu dan kualitas pelayanan kepada masyarakat, mengingat listrik merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat.

“Jangan sedikit-sedikit main padam. Banyak kepentingan masyarakat dikorbankan, bahkan dengan pemampasan pohon yang setahu saya pohon tidak mengalirkan listrik dan tidak mengancam petugas dilpangan tidak harus mengorbankan masyrakat luas dengan pemadaman listrik,” kritik Yopi meminta agar kinerja dan pelayanan PLN OKU untuk ditingkatkan.

Disoal mengenai adanya isu gerakan nunggak listrik, Yopi menilai hal itu merupakan bentuk kekecewaan masyarakat atas kinerja PLN yang begitu buruk, sehingga munculnya isu gerakan nunggak listrik.

“Kita tahu, kalau ada pelanggan yang menunggak satu bulan, dengan kerasnya pihak PLN memberi ancaman akan dilakukan Pemutusan. Hal ini tidak sebanding dengan beban dan kerugian yang dirasakan masyarakat akibat kurang maksimalnya pelayanan dan kualitas PL itu sendiri. Saya rasa gerakan nunggak listrik perlu dicermati oleh pihak PLN,” bebernya.

Hal senanda juga dikatakan Eep (33) salah satu warga Baturaja yang ikut merasakan nikmat nya pelayanan VIV dari pihak PLN Baturaja. Serta pihak PLN harus bertanggung jawab atas kerugian yang dialami oleh pelanggan PLN yang disebabkan adanya pemadaman.

“PLN harus bertanggung jawab, usaha kami yang bergantung dengan aliran listrik harus merugi akibat pemadaman ini. Selama ini kami tidak pernah diberitahu kalau akan ada pemadaman listrik. Yang jelas saya sudah dengar ada gerakan nunggak listrik, saya mendukung gerakan itu,” pungkasnya seraya menambahkan kepentingan masyarakat kerap menjadi korban dengan adanya pemadaman listrik.

Secara terpisah, Kepala PLN Cabang Baturaja Eduardus saat dikonfirmasi wartawan terkait pemadaman yang cukup lama tersebut melalui pesan WhatsApp memberikan alasan singkat yaitu sedang terjadi pemampasan pohon.

“Ada pemampasan pohon,” jawabnya singkat sembari memberikan sebuah foto yang memperlihatkan jaringan kabel PLN, dimana foto tersebut tidak terlihat ada masalah dengan jaringan tersebut. (wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts