Libur Lebaran Berakhir, Konsumsi BBM di Sumatera Melonjak

Rabu, 20 Juni 2018
Ilustrasi. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

Jakarta, Sumselupdate.com – PT Pertamina (Persero) ‎mencatat adanya peningkatan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) pasca hari raya Idul Fitri. Menariknya, tak hanya BBM bersubsidi, BBM nonsubsidi juga mengalami peningatan konsumsi.

General Manager Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I Joko Pitoyo mengatakan, pertumbuhan konsumsi BBM, khususnya Pertamax diantaranya disokong oleh konsumen kendaraan roda dua.

Read More

“Selama pemantauan kami sejauh ini, kendaraan roda dua lebih banyak mengantre di lini Pertamax yang menunjukkan bahwa konsumen pengguna kendaraan bermotor roda dua sudah sangat sadar akan pentingnya penggunaan bahan bakar berkualitas untuk penuhi spesifikasi kendaraannya,” kata Joko, dikutip dari laman liputan6.com, Rabu (20/6/2018).‎

Berdasarkan laporan tim Satgas Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 1439 H periode Senin, 18 Juni 2018, ditemukan adanya peningkatan konsumsi bahan bakar paska hari raya.

Untuk area Sumatera bagian Utara jenis bahan bakar Premium 9,8 persen di atas rata-rata normal menjadi 5.814 kiloliter (kl), konsumsi Pertamax 7,1 persen di atas rata-rata normal menjadi 968 kl. Sedangkan untuk Pertalite relatif sama dengan rata-rata harian normal.

Adapun penyaluran Elpiji meningkat 8 persen dibandingkan dengan penyaluran masa satgas tahun sebelumnya yaitu menjadi 2.458 metric ton (mt) per hari.

Di provinsi Sumatera Utara, perubahan rata-rata harian paling signifikan dialami oleh produk Premium yang melonjak hingga 17 persen menjadi 1.278 kl per hari, Pertamax meningkat menjadi 438 KL per hari atau naik 7 persen, sedangkan Pertalite masih relatif sama dengan harian normal.

Peingkatan konsumsi juga terjadi di Sumatera Barat dimana rata-rata harian Premium naik 13 persen menjadi 1.210 Kl per hari, Pertamax naik7 persen menjadi 255 kl per hari, untuk Pertalite masih berada di level rata-rata normal sekitar 800 kl per hari.

Daerah lain yang menjadi destinasi pemudik tahun, yaitu provinsi Riau, konsumsi Premium 8 persen di atas rata-rata harian menjadi 1.940 kl‎, sedangkan untuk Pertamax dan Pertalite mengalami penurunan konsumsi hingga masing-masing 3 persen dan 13 persen. (pto)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts