Pangkalan Balai, Sumselupdate.com – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Banyuasin menggelar debat publik calon Bupati (Cabup) dan Wakil Bupati (Cawabup) yang dilaksanakan di Graha Sedulang Setudung (GSS) Komplek Perkantoran Pangkalan Balai, Rabu (18/4/2018).
Debat Publik tersebut dipimpin Pembawa Acara Salah Satu Televisi Swasta yakni Chahca Anisa. Meski massa pendukung berkumpul dalam satu ruangan, namun tidak terjadi keributan dan saling hujat antara pasangan calon.
Setiap pasang calon diberi kesempatan menyampaikan rancangan program kepemimpinnya yang kemudian diuji tiga orang tim penguji, antara lain dosen Fakultas Sospol Unsri DR Andreas leonardo dan DR. Ridho Taqwa.
Kemudian dosen Fakultas Ekonomi Unsri BB. Soebyakto MA PhD yang ditunjuk KPU mewakili debat publik Banyuasin.
Rasa optimis untuk memimpin Banyuasin terpancar dari setiap pasangan calon saat menyampaikan programnya masing-masing. Namun tetap menjaga keharmonisan dan saling menghormati satu sama lain, tidak ada kata saling menghujat dan menjatuhkan.
“Ini debat publilk, bukan debat kandidat.
Jadi, pasangan calon diuji dan didebat oleh publilk, bukan antara pasangan calon yang berdebat,” jelas Ketua KPU Banyuasin Dahri MAg.
Dalam penyampaiannya, semua pasangan calon cenderung mengusung program perbaikan infrastruktur jalan, listrik, air bersih dan ekonomi. Usai debat publik, semua pasangan calon yang hadir tampak kompak dengan berfoto bersama, kemudian bersalaman sambil menyanyikan lagu Padamu Negeri. (zis)
Acara debat kandidat ini dihadiri pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati kelima paslon tersebut, yakni:
1.Drs Agus Yudiantoro-H Hazuar Bidui AZ S.Sos MM didukung PAN dan PKS dengan 9 kursi mendapat nomor urut 1.
2.H Arkoni MD SIP-H Azwar Hamid didukung Partai Hanura dan PKB dengan 10 kursi mendapat nomor urut 2.
3.Calon perseorangan H Husni Tahmrin-H Supartijo mendapat nomor urut 3.
4. Ir H Syaiful Bakhri-H Agus Salam yang didukung Partai Golkar dan PKPI dengan 9 kursi mendapat nomor urut 4.
5. H Askolani Jasi SH MH-H Slamet (Solmet) yang di dukung lima parpol PDIP, Gerindra, Nasdem, PPP dan Demokrat, dengan 17 kursi mendapat nomor urut 5.











