PALI, Sumselupdate.com – Aksi dua pemuda yang kerap meresahkan warga di Talang Ubi bawah dan sekitarnya berhenti di tangan Tim Elang Polsek Talang Ubi saat keduanya hendak menjual hasil curian yang baru saja mereka lakukan di Kantor Partai Golkar, di Jalan Merdeka, Kelurahan Talang Ubi Selatan, Kecamatan Talang Ubi.
Kejadian bermula ketika petugas mendapatkan laporan dari Surusi yang merupakan anggota Partai Golkar pada Jumat (30/3) yang melihat TV dan receiver tidak berada di tempat dan jendela samping ruangan nya telah rusak.
Atas kejadian tersebut Sururi melaporkan ke Sentra Pelayan Terpadu Kepolisian (SPK) polsek Talang ubi, dengan LP / B / 74 / III / 2018 / SUMSEL / RES M ENIM / SEK TL UBI, pada 30 Maret 2018. Berdasarkan laporan tersebut Tim Elang langsung melakukan penyelidikan, setelah mendapat informasi bahwa ada dua orang yang ingin menjual televisi diduga hasil curian, Sabtu (31/3), petugas langsung melakukan penangkapan.
“Mendapatkan laporan tersebut Kanit Reskrim IPDA Nasron Junaidi bersama anggota langsung menuju TKP dan melakukan penangkapan terhadap dua terduga pelaku,” kata Kapolres Muaraenim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Suhardiman, Selasa (3/4/2018).
Namun setelah menjalani pemeriksaan, yang melakukan aksi pencurian adalah Anggi Agustian (22) dan AP hanya menemani tersangka menjual barang hasil kejahatan tersebut serta aksi pencurian dilakukan Anggi bersama rekannya, Hengki Saputra (20).
Selanjutnya, jelas Suhardiman, pada hari yang sama kembali melakukan penangkapan terhadap tersangka Hengki di kawasan Makam Pahlawan.
“Dari dua pelaku ini, salah satunya merupakan residivis kasus yang sama dan baru empat bulan keluar dari Rutan,” paparnya. Atas perbuatannya, Kapolsek menambahkan, kedua pelaku akan dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman diatas 7 Tahun penjara.
Sementara itu kedua tersangka mengaku bahwa saat melakukan aksinya pada Jumat (30/3) siang ketika kantor dalam keadaan kosong.
“Kami masuk dari jendela samping dengan mencongkel menggunakan besi, karena jendela nya di lantai kedua jadi hanya Anggi yang masuk dan saya menunggu di bawah. Setelah mengeluarkan TV dan receiver kami langsung pergi,” ucap Hengki. (adj)











