Palembang, Sumselupdate.com – dr Dora Djunita Pohan, buronan dugaan kasus tindak pidana korupsi penyalahgunaan wewenang saat menjabat Plt Direktur RSUD OKU Timur 2014-2015, akhirnya tiba di kantor Kejati Sumsel, Kamis (22/3/2018) pukul 17.20.
Besan mantan Bupati OKU Timur yang juga calon Gubernur Sumsel, H Herman Deru ini diterbangkan dari Banten Ke Palembang Pukul 15.00 menggunakan pesawat Lion Air bersama penyidik Kejati Sumsel usai melakukan pemeriksaan di Kejati Banten.
Dari Bandara SMB II Palembang Ia dibawa menggunakan mobil Toyota Inova hitam selanjutnya saat memasuki Gedung Kejati Sumsel dr Dora dikawal ketat anggota Polri dan kejaksaan.
dr Dora Nampak tertunduk lesu mengenakan kaos garis-garis pink berlengan orange, tampak menghindari Sorotan kamera berlindung di badan suami dan anaknya yang ikut mengawal dengan mengendong tas besar berwarna hitam.
Setelah melengkapi administrasi di Kejati Sumsel, dr Dora akan dijebloskan sel tahanan ke Rutan Merdeka guna menjalani proses perkara lebih lanjut.
Sebelumnya, mantan Plt Direktur RSUD OKU Timur ini dibekuk di Metropolis Mall Jalan Hartono Raya Kelapa Indah Banten saat hendak berbelanja. Penangkapan berdasarkan pada Surat Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Nomor R-379/N.6.1/Dps/12/2017 tanggal 18 Desember 2017 dan Dora Djunita Pohan merupakan saksi dari tindakan pidana korupsi tersebut.
Perbuatan tersangka mengakibatkan negara dirugikan senilai Rp6,496 miliar. Ketika dilakukan penangkapan Dora Djunita tidak melakukan perlawanan dan langsung dibawa ke Kejagung, selanjutnya dikirim ke Kejati Sumsel untuk diproses lebih lanjut.
Sementara itu, Koordinator Media Centre HD-MY, Alfrenzi Panggarbesi menegaskan bahwa kasus tersebut adalah murni kasus pribadi dokter Dora dan tidak ada kaitan sama sekali dengan HD-MY. “Proses hukum sedang berjalan, kita hormati saja, nanti pengadilan menentukan bersalah atau tidak,” katanya.
Ia menambahkan, kasus ini mirip yang dialami Aulia Pohan yang merupakan besan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono SBY. “Jadi tak ada kaitannya dengan pribadi HD. Bagi pasangan HD-MY tetap fokus menghadapi pilkada,” tandasnya. (tra)











