Palembang, Sumselupdate.com – Skuat Laskar Wong Kito berhasil menghapus rindu fans dengan membawa pulang tropi Piala Gubernur Kaltim 2018. Meskipun laga pra musim, setidaknya dahaga para pengemar terhapuskan.
Presiden Club Sriwijaya FC (SFC) Dodi Reza Alex Noerdin mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh fans di Tanah Air yang selalu setia memberikan dukungannya.
“Saya banyak sekali mendapatkan kiriman photo nobar final. Itu merupakan bukti kecintaan dan fans kepada SFC, saya ucapkan terimakasih,” kata Dodi.
Ia juga menuturkan apresiasi kepada semua skuat atas torehan terbaik di laga pra musim. Ia berharap prestasi tersebut di jaga hingga target kompetisi sesungguhnya.
“Ini juga berkat kerja keras semua pihak baik manajer, pemain dan pelatih. Sekali lagi saya ucapkan alhamdulilah luar biasa,” ucap putra orang nomor satu di Sumsel ini.
Hal serupa juga dituturkan Manajer SFC Ucok Hidayat menyatakan, torehan terbaik tim semata-mata dipersembahkan secara khusus kepada masyarakat Sumatera Selatan dan secara umum kepada fans Laskar Wong Kito di seluruh Tanah Air.
“Alhamdulilah kita bisa berjuang secara maksimal di laga kali ini. Tidak hanya mempersiapkan tim di kompetisi tapi kita juga bisa pulang membawah piala,” ucapnya.
Sementara itu di sisi lain pihak manajemen sepertinya tidak salah merekrut Rahmad Darmawan. Meski hanya turnamen pramusim, pelatih yang akrab disapa RD itu membawa Sriwijaya menjuarai Piala Gubernur Kaltim 2018.
Sukses SFC dipastikan usai memenangi laga final Piala Gubernur Kaltim 2018 melawan Arema FC di Stadion Palaran, Samarinda, Minggu (4/3/2018). Mereka memaksa tim Singo Edan menyerah 2-3.
Pelatih Arema, Joko Susilo membuat kejutan dengan mencadangkan Thiago Furtuoso dan Dedik Setiawan di bangku cadangan. Ia mencoba mengandalkan Ahmad Nur Hardianto dan Dendi Santoso. Berbeda dengan Rahmad Darmawan yang menurunkan kekuatan penuh sejak awal.
Perjudian Arema pun langsung membuahkan petaka di menit ke-10. Entah di sengaja atau tidak, Novan Setya Sasongko mencetak gol usai melepaskan tendangan dari sisi kanan pertahanan Sriwijaya di luar kotak penalti.
Bahkan, SFC nyaris menambah keunggulan dua menit kemudian. Alberto Goncalves mendapatkan peluang matang usai mendapatkan umpan dari sisi kanan pertahanan Sriwijaya. Sayang, meski tak terjaga di depan gawang, sepakan Beto malah melebar.
Terus tertekan, Joko Susilo pun mencoba melakukan perubahan. Ia memasukkan Dedik dan Thiago di menit ke-20. Tiga menit kemudian, Arema mencetak gol usai tendangan bebas Balsa Bozovic tak mampu dihentikan kiper Teja Paku Alam.
Sial bagi Arema, gawang kawalan Kurniawan Kartika Ajie justru kembali kebobolan di menit ke-44. Kali ini, Beto tak menyia-nyiakan peluang usai memaksimalkan umpan Makan Konate. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan 2-1 Sriwijaya.
Lalu di babak kedua Laskar Wong Kito semakin menjauh saat babak kedua baru berjalan empat menit. Di menit ke-49, kapten Sriwijaya, Hamka Hanzah mencatatkan namanya di papan skor usai memaksimalkan sepak pojok dengan sundulannya.
Balsa nyaris membawa Arema memperkecil ketertinggalan di menit ke-51. Lagi-lagi ia memperlihatkan kebolehannya dalam mengambil tendangan bebas. Sayang, meski arahnya sudah tepat, bola sepakannya masih bisa ditepis Teja Paku Alam.
Semenit kemudian, giliran Sriwijaya yang mengancam pertahanan Arema. Lewat skema serangan balik, Hamka yang sejatinya seorang bek maju ke depan menggiring bola. Tapi, ia terlalu terburu-buru saat menendang bola hingga hanya menghasilkan sepak pojok.
Di menit ke-71, Thiago nyaris mencetak gol keduanya di laga tersebut. Namun, sepakan kerasnya masih bisa diamankan Teja Paku Alam. Di menit ke-79, wasit menunjuk titik putih usai Hamka melanggar Rivaldi Bawuo di kotak terlarang. Thiago yang jadi eksekutor tak kesulitan mencetak gol.
Untung bagi Sriwijaya, mereka bisa mempertahankan keunggulan 3-2 hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan bubar. Menjadi juara Piala Gubernur Kaltim jelas menjadi modal bagus Sriwijaya menuju Liga 1 2018. (tra)











