PALI, Sumselupdate.com – Potensi Bumi Serepat Serasan membuat decak kagum tiga pengusaha asal Negeri Singapura kala mengunjungi Daerah Otonomi Baru (DOB) yang baru berusia tiga tahun tersebut, kemarin (8/8).
Kedatangan ketiga pengusahan tersebut berniat mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah yang ada di Kabupaten PALI untuk nantinya mereka pasarkan di negara asalnya.
Dengan didampingi Bupati PALI Heri Amalindo, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha kecil Menengah (UKM) Husman Gumanti, Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKB-PP) Suprihyatno serta sejumlah kepala SKPD lainnya, ketiga pengusaha Singapura tersebut diajak berkeliling meninjau sentra usaha kecil yang ada di wilayah Kecamatan Talang Ubi.
Ketiga pengusaha asal negeri seribu satu larangan itu kagum akan potensi yang dimiliki Kabupaten yang baru berumur tiga tahun tersebut, dan ketika mencicipi makanan khas PALI yakni panggang ikan atau disebut warga sekitar segarurung serta es Cream rasa kemangi, pujian pun bertubi-tubi terlontar dari ketiganya.
“Amazing, amazing,” kata Daxter Wee salah satu pengusaha asal Singapura ketika mencicipi panggang ikan khas PALI, Senin (8/8).
Sama halnya yang diucapkan Mohamed Hussain, bahwa dirinya sangat tertarik dan siap menerima produk es Cream kreasi TP PKK Kabupaten PALI.
“Ini sangat langka dan baru saya temui di sini, rasanya sangat enak. Kami siap menerima produk ini dan siap memasarkan di Singapura asalkan pemilik es Cream ini bersedia mengirim produknya ke sana,” ujarnya dengan bahasa Indonesia yang kurang fasih.
Masih kata Mohamed Hussain bahwa selain melihat langsung produksi panggang ikan dan es cream, dirinya beserta rombongan meninjau pembuatan alat masak dari aluminium.
“Kita juga beli sample sebanyak 100 buah dari berbagai jenis dan langsung saya bawa ke Singapura. Pada prinsipnya sangat bagus hanya saja perlu di perhatikan masalah safety, karena walau hanya alat masak, namun pelindung keselamatan harus dipasang, terutama pada alat pengaduk,” timpalnya.
Sementara itu, Bupati PALI Heri Amalindo menyambut baik kedatangan investor asal Singapura tersebut.
“Kedatangan mereka membuka peluang bagi pelaku usaha untuk mengembangkan sayapnya, karena selama ini yang sering dikeluhkan adalah pemasaran. Dan hari ini (kemarin, red) ada pengusaha asal Singapura datang dan tertarik untuk membantu pemasaran di negaranya. Dengan adanya peluang ini kita harus siap, dan pemerintah akan membantu agar produk PALI bisa go internasional,” ungkap Bupati.
Usai meninjau kerajinan alat masak dari aluminium, pembuatan panggang ikan dan es cream, rombongan langsung menuju ke Kecamatan Tanah Abang untuk melihat Candi Bumi Ayu. (adj)











