Ganas Saat Beraksi, Pelaku Begal Ini Tak Berkutik Saat Disergap Aparat

Kamis, 8 Februari 2018

Palembang, Sumselupdate.com – Budi Irawan (25) warga jalan TPA RT 26 RW 06 Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati Palembang ini tak dapat berkutik saat Unit Reskrim Polisi Sektor (Polsek)  Kertapati Palembang mengerebek kediamannya Rabu (7/2) malam.

Tersangka Budi ditangkap karena terlibat aksi begal yang dilakukannya pada 28 Agustus 2017 di Jalan TPA tepatnya di depan PT. Rotari Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati Palembang, bersama dengan rekannya ED yang masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Read More

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya petugas pun mengelandangnya tersangka ke Mapolsek Kertapati Palembang berikut barang bukti berupa satu unit sepeda motor Merk Suzuki Satria warna Abu abu  dengan Nomor Polisi (BG) BG, 2902 M, satu unit sepeda motor Honda Beat Warna Putih dengan BG 3686 ABK, dan satu buah senjata tajam (sajam)  jenis golok.

Kapolsek Kertapati Palembang AKP I Putu Suryaman membenarkan kalau pihaknya berhasil menangkap satu pelaku begal yang sering meresahkan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Ya, kita berhasil mengamankan tersangka BD. Tersangja kita amankan dari kediamannya,”  katanya didampingi Kanit Reskrim Polsek Kertapati Palembang Ipda Deni saat gelar perkara di Mapolsek Kertapati, Kamis (8/2/2018).

Sambungnya, tertangkapnya tersangka ini adanya laporan dari korbannya Ruri Afsadi (22) warga jalan Mayor Zen Lorong Segaran No.014 RT 21 RW 06 Kelurahan Sungai Selayur Kecamatan Kalidoni Palembang yang masuk ke Mapolsek Kertapati Palembang. Berdasarkan laporan dari korban tersebut, pihaknya pun langsung melakukan pengintaian dan penyelidikan yang akhirnya berhasil menangkap tersangka.

Dijelaskan I Putu, modus yang dilakukan oleh tersangka ini menyetop korbannya yang pada saat itu hendak pergi bekerja di PT. SLI dengan menggunakan sepeda motor miliknya. Saat melintas di TKP korban langsung diberhentikan oleh dua orang tersangka yang juga menggunakan sepeda motor miliknya sambil mengancam korbannya dengan menggunakan sajam jenis golok.

Takut dengan keselamatan dirinya, membuat korban pun langsung meninggalkan sepeda motor miliknya, dan kawanan paku begal ini pu langsung membawa kabur sepeda motor yang telah ditinggalkan oleh korbannya. “Tersangka ini merupakan target operasi kita dalam sikat musi, dan kita masih melakukan pengejaran terhadap rekan tersangka yakni ED yang identitasnya sudah kita kantong,”  ujarnya.

Selain mengamankan tersangka, lanjut I Putu. Pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Merk Suzuki Satria warna Abu abu  dengan Nomor Polisi (BG) BG, 2902 M, satu unit sepeda motor Honda Beat Warna Putih dengan BG 3686 ABK, dan satu buah senjata tajam (sajam)  jenis golok.

Saat ini tersangka sudah mendekam disel tahanan sementara Mapolsek Kertapati Palembang. “Atas ulahnya tersangka akan kita jerat dengan pasal 365 dengan hukuman diatas 5 tahun pidana,” tegasnya.

Sementara tersangka Budi saat ditemuin di Mapolsek Kertapati Palembang mengakui perbuatannya yang telah melakukan aksi begal, “Ya Pak,  bersama dengan Edo, saya yang bawa motor dan Edo yang beraksi,”  katanya dengan tertunduk malu.

Ketika ditanya awak media sudah berapa kali dirinya melakukan aksi begal. Budi mengaku sudah dua kali melakukan aksinya. “Dua kali Pak, yang pertama gagal karena korban memiliki mantra saat akan kami tembak Pak. Dan yang kedua baru berhasil dengan menggunakan golok,”  ujarnya.

Diakuinya, sepeda motor hasil curiannya belum sempat untuk dijualkannya, “Belum dijual Pak, baru digadaikan saja oleh teman saya sebesar Rp. 1,5 juta untuk saya berobat setelah mengalami kecelakaan,”  ungkap resedivis yang pernah mendekam di Polsek Ilir Barat (IB) I Palembang atas kasus jambret ini.

Masih dikatakannya, kalau sajam dan senjata api rakitan (Senpira) yang digunakan untuk membegal bukan miliknya, “Punya Edo Pak, golok dan Senpira itu.” pungkasnya. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts