Palembang, Sumselupdate.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat perekonomian di Sumsel berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tahun 2017 tumbuh mencapai Rp383,76 triliun dan dasar harga konstan 2010 mencapai Rp281,54 triliun.
Kepala BPS Sumsel, Yos Rudiansyah, Senin (5/2/2018) mengungkapkan, perekonomian pada tahun 2017 tumbuh sebesar 5,51 persen, pertumbuhan terjadi di hampir semua lapangan usaha.
Menurutnya, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha kontruksi sebesar 8,92 persen, diikuti informasi dan komunikasi sebesar 8,43 persen, dan transportasi dan pergudangan sebesar 8,37 persen.
“Terjadinya peningkatan yang didominasi di sektor usaha yakni industri pengolahan (19,52 persen), pertambangan dan penggalian (19,09 persen), pertanian, kehutanan dan perikanan (15,86 persen),” jelasnya.
Sementara into, menurut Yos, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha kontruksi sebesar 10,91 persen, diikuti akomodasi dan penyediaan makan dan minum sebesar 9,79 persen dan administrasi pemerintah, pertanahan dan jaminan sosial wajib sebesar 9,66 persen.
“Hal ini disebabkan adanya kegiatan pariwisata ekonomi kreatif souvenir kuliner, sehingga pertumbuhan perekonomian di Sumsel meningkat,” tuturnya. (adi)











