Gelar Coklit, Rumdin Bupati PALI yang Pertama Didatangi KPUD

Minggu, 21 Januari 2018
Bupati PALI H Heri Amalindo saat disambangi KPUD PALI dan Ketua KPUD Sumsel di rumah dinasnya.

PALI, Sumselupdate.com Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data mata pilih Pemilhan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan yang bakal digelar secara serentak di seluruh Indonesia pada 27 Juni 2018 mendatang.

Coklit tersebut merupakan salah satu tahapan pilkada yang digelar serentak di 171 daerah di seluruh Indonesia,termasuk di Kabupaten PALI.

Read More

Mengawali kegiatan coklit, petugas KPUD PALI mendatangi rumah dinas Bupati PALI Ir H Heri Amalindo, MM serta rumah dinas Wabup Ferdian Andreas Lacony, dan Ketua DPRD PALI Drs H Soemarjono serta rumah dua orang warga yang termasuk kelompok marginal.

Kedatangan KPUD PALI yang dipimpin langsung Ketua KPUD Provinsi Sumsel, Aspahani didampingi Ketua KPUD PALI H Hasyim dan komisioner lainnya, Sentosa juga Adi Candra, Sekretaris KPUD PALI, Marmansyah serta Ketua Panwaslu Idris SE, dan sejumlah anggota PPDP juga PPL.

“Kegiatan ini serentak dilaksanakan di 171 daerah mulai 20 Januari 2018, dan coklit ini dilaksanakan sampai tanggal 18 februari 2018. Setelah Coklit dilakukan barulah nanti keluar Data Pemilih Semenjak (DPS),” ujar Aspahani.

Pemilih yang namanya tidak ada dalam daftar pemilih yang telah ada di KPU, menurut Ketua KPUD PALI, nantinya akan didata oleh petugas dan akan dimasukkan ke daftar pemilih baru.

“Yang belum terdaftar, akan dimasukkan dalam formulir khusus yang akan dimasukkan dalam daftar pemilih baru yang nantinya datanya akan di-entry. Itulah makanya kami melalui PPDP akan mendata secara langsung dari rumah ke rumah. Hasil Coklit ini nantinya akan menjadi patokan pada Pemilu, Pilpres dan Pileg di 2019 mendatang,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati PALI H Heri Amalindi berpesan agar penyelenggara Pemilu harus menjunjung tinggi kejujuran.

“Silahkan bekerja,dan ingat sebagai penyelenggara Pemilu harus menjaga kejujuran. Apabila ditemukan data berbeda, mohon diselesaikan dengan bijak, karena mungkin saja, salah tulis karena data calon pemilih ada ratusan ribu.Dan kami berharap,di kabupaten ini proses Pemilu Kada dan Pemilu bisa berjalan sukses,” harapnya. (adj)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts