Dua Sekolah di PALI Disantroni Orang Tak Dikenal, Guru dan Murid Was-was

Minggu, 21 Januari 2018
Pelajar membersihkan pecahan kaca yang dirusak orang tidak dikenal.

PALI, Sumselupdate.com Kaca di MTS Negeri 1 Kabupaten PALI dipecahkan dan sejumlah fasilitas kelas dirusak oleh Oknum Tidak Diketahui (OTD).

Tak pelak, kondisi ini membuat sejumlah murid di sekolah yang terletak Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi menjadi khawatir dan was-was. Bahkan, sejumlah guru pun meminta agar pihak berwajib mengusut kasus ini.

Read More

“Pecahnya kaca itu diketahui pada Kamis (18/1) pagi ketika murid-murid datang ke sekolah seperti biasa. Dan ketika itu, pecahan kaca sudah berserakan di lantai. Kemudian lantai keramik kelas pun ikut dihancurkan dan dipecahkan,” ungkap Dina Oktavianti, Plt Kepala MTs Negeri 1 Kabupaten PALI, Minggu (21/1/2018).

Tidak hanya itu, ia juga mengatakan bahwa beberapa fasilitas sekolah seperti papan informasi dan meja serta kursi sekolah tidak luput dari pengrusakan oleh OTD.

“Pada hari Rabu siang, sekitar pukul 14.00, masih ada aktivitas murid-murid di sekolah. Kemungkinan dirusaknya pada sore hari. Karena, kalau malam ada penjaga malam di sekolah kami. Sementara sekolah memang hanya sampai jam dua siang. Jadi antara jam dua sampai jam tujuh malam kosong sekolah kami,” terangnya.

Dia mengaku dalam waktu dekat akan segera melapor ke Polsek Talang Ubi.

 

Pelajar membersihkan pecahan kaca yang dirusak orang tidak dikenal.

 

“Di sekolah kami juga banyak ditemukan bungkus bekas komix. Kami berharap pihak kepolisian segera mengungkap kasus ini agar para murid dan guru di sini menjadi nyaman kembali,” tukasnya.

Sementara, Reyhan (13) salah satu murid di MTs Negeri 1 Kabupaten PALI mengaku menjadi was-was. “Tidak pernah ada kejadian seperti itu di sekolah kami. Kawan-kawan jugo jadi agak takut Kak,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, PAUD Aliyah Kids yang terletak di wilayah Sumberjo, Kelurahan Talang Ubi Utara, Kecamatan Talang Ubi dimasuki OTD, diduga bermaksud mengambil barang berharga yang ada di dalam PAUD tersebut.

Kejadian bobolnya PAUD Aliya Kids diketahui pada Jumat pagi (19/1) sekitar pukul 07.00, ketika salah satu tenaga pengajar bernama Winda hendak membuka kelas karena sudah banyak anak didik berdatangan ke PAUD tersebut.

Akibat ada maling ke PAUD Aliyah Kids, banyak buku-buku belajar anak-anak habis disobek-sobek dan sejumlah alat tulis serta alat gambar raib.

Bahkan biadabnya, pelaku berak di dalam kelas dengan meninggalkan kotoran manusia berbau busuk yang menyengat.

Atas kejadian itu, proses belajar mengajar diliburkan karena ruang kelas kotor dan bau.

“Saat anak didik mau masuk ke kelas, semuanya terkejut mendapati ruang belajar acak-acakan, bahkan mendapati kotoran manusia di tengah ruang belajar,” ungkap Ali Mustofa, Kepala PAUD Aliya Kids.

Lebih lanjut Ali Mustofa mengatakan, ketika mengetahui ada yang masuk tanpa permisi di sekolahnya, dirinya langsung menghubungi Polsek Talang Ubi.

“Satu jam kemudian, anggota Polsek Talang Ubi mendatangi PAUD tersebut untuk melakukan olah TKP. Pelaku masuk dengan cara mencongkel jendela, dan memang tidak ada barang berharga yang hilang karena semua alat elektronik seperti komputer dan laptop semuanya dibawa pulang apabila usai proses belajar mengajar. Tapi yang membuat kami kesal, pelaku buang air besar di dalam kelas, ini merupakan perbuatan penghinaan bagi dunia pendidikan,” tukasnya.

Diharapkan Ali Mustofa agar polisi bisa segera mengungkap pelaku yang sudah masuk dan mengacak-acak ruang kelas di PAUD tersebut.

“Semoga pelaku mendapat hidayah, dan polisi juga bisa segera mengungkap kasus ini,agar kejadian serupa tidak terjadi lagi,” harapnya.

Kedua kejadian yang menimpa tempat pendidikan tersebut diunggah di media sosial, dan menjadi viral di dunia maya.

Banyak di antaranya mengecam aksi pelaku tersebut dan mendoakan agar pelaku mendapat azab dari Tuhan YME. (adj)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts