Jalan Rusak Parah, Dua Desa di PALI Terancam Terisolir

Rabu, 27 Desember 2017

PALI, Sumselupdate.com – Akibat hancurnya beberapa titik akses jalan poros antara Desa Sungai Ibul, Kecamatan Talang Ubi dan Desa Babat, Kecamatan Penukal Kabupaten PALI membuat dua desa yakni Desa Sungai Ibul dan Desa Sungai Langan terancam terisolir.

Jalan yang kondisinya berupa tanah itu tambah parah setelah hujan beberapa hari mengguyur. Selain itu, sudah satu minggu terakhir, pasar kalangan yang memasok bahan makanan serta keperluan warga di dua desa tersebut tak beroperadi akibat kendaraan pedagang tidak bisa masuk.

Read More

Dikatakan Maryono, Kepala Desa Sungai Ibul, warga sekitar telah berupaya bergotong-royong memperbaiki jalan masuk. Namun akibat hujan terus mengguyur serta material yang tidak tersedia, membuat upaya warga sia-sia.

“Kalau kendaraan roda dua dan mobil double cabin bisa keluar masuk meski dengan susah payah. Tapi kalau kendaraan pengangkut bahan pokok tersangkut dan pedagang pilih putar balik. Akibatnya, warga desa kami kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok,” ujar Kades.

Tak hanya itu, menurutnya, akibat hancurnya akses jalan desa, harga getah di tingkat petani menjadi tambah ambruk.

“Minggu ini masih untung ada yang beli, harganya juga jauh menurun dibanding kalau jalan normal yang biasa terjual Rp7.000/kg, sekarang cuma Rp5.000/kg. Selain itu, pelajar yang sekolah ke Pendopo juga terganggu,” tambahnya.

Diakuinya bahwa 2018, Pemkab PALI sudah menganggarkan bakal membangun jalan poros tersebut. Namun, sementara Pemkab belum melaksanakan pembangunan, dirinya meminta perusahaan yang biasa melintas untuk ikut membantu memperbaiki jalan yang saat ini nyaris putus.

“Saat ini desa kami dan Desa Sungai Langan nyaris terisolir, jadi kami minta pihak Pertamina Pendopo dan Medco ikut andil memperbaiki jalan ini, agar aktivitas warga juga perusahaan tetap lancar,” pintanya.

Sementara itu, Fery Prasetyo Wibowo, Asmen Pertamina Asset 2 Pendopo Field menyatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Medco dalam membantu memperbaiki jalan di Desa Sungai Ibul dan Sungai Langan.

“Kalau alat berat telah kami turunkan, namun untuk material kami akan berkoordinasi dengan Medco, dan juga bagian penyedia material saat ini sedang cuti,” jawabannya.

Sebelumnya saat dibincangi sejumlah media, Ir. Etty Murniati mengatakan bahwa di 2018, sudah dialokasikan untuk perbaikan jalan di Desa Sungai Ibul. “Sudah kita anggarkan itu di 2018. Termasuk jalan Desa Sungai Ibul,” singkatnya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts