Jelang Pendaftaran di KPU, Perang Klaim Dukungan dari Parpol Kian Panas

Sabtu, 11 November 2017
Ilustrasi

Palembang, Sumselupdate.com – Menjelang masa pendaftaran pasangan calon ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 1 Januari 2018, perang klaim dari calon Walikota Palembang maupun calon Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), terhadap dukungan partai politik semakin panas.

Dalam seminggu terakhir, statement dari tim pemenangan mewarnai media massa di Sumsel. Salah satunya muncul dari Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Palembang, Anton Nurdin.

Read More

Anton mengklaim, dukungan partai ke pasangan petahana H Harnojoyo-Fitrianti Agustinda, mengalir deras.

Anton mengatakan, komunikasi politik terus dilakukan dengan partai politik  yang belum menyatakan dukungan ke calon lain seperti, PPP, Hanura, Gerindra, PAN, dan PDIP.

Bahkan, sambung anggota DPRD Palembang ini, partai yang sudah menyatakan dukungan ke pihak lawan, juga dilakukan komunikasi intensif yakni NasDem dan PKS.

“Semua bisa berubah. Kami terus komunikasi, NasDem dan PKS, komunikasi dua arah,” katanya percaya diri.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Palembang ini mengklaim, pasangan petahana akan diusung dan didukung oleh oleh banyak partai, dengan kalkulasi 42 kursi di DPRD Palembang.

Menurutnya, dalam politik tidak ada istilah politik rakus atau tidak rakus dengan memborong semua partai. “Kalau kalah haram hukumnya,” katanya.

Seakan tak mau kalah, Ketua Tim Pemenangan Mularis Djahri, Drs H Hatta Wazol, MM. Dia mengaku, dukungan partai politik terhadap kandidat masih sangat cair, sehingga semua kandidat masih memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan dukungan partai.

Menurutnya, konsentrasi kandidat saat ini adalah melakukan komunikasi politik di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Dan ini tengah dan sedang dilakukan Mularis Djahri.

Hatta Wazol berkeyakinan dengan karakter Mularis Djahri yang cerdas, lugas, tegas, dan berpengalaman dalam melobi partai, pada saatnya nanti akan mendapatkan dukungan dari partai politik untuk maju dalam Pilkada Kota Palembang.

Sementara di Pilgub Sumsel, Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumsel MF Ridho menyatakan pencalonan Ishak Mekki untuk maju sudah mendapatkan dukungan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Dengan dukungan dua parpol tersebut, kata Ridho, sudah cukup syarat bagi Ketua DPD Partai Demokrat Ishak Mekki untuk maju di pilgub Sumsel.

“Demokrat ada 11 kursi, ditambah PBB 2 kursi dan PPP 2 kursi jadi sudah cukup syarat, kalau PPP dalam proses kalau PBB sudah dukungannya, “ katanya.

Mengenai calon wakil Gubernur menurutnya ada di kantong Ishak Mekki sendiri, dan Partai Demokrat mendukung siapapun yang akan mendampingi beliau.

“Semua intens sebelum ada keputusan tertulis semua masih punya kemungkinan, kita tunggu saja sampai tertulisnya keluar , baru enak dan tidak berandai-andai,” katanya.

Dikatakannya, selain dua parpol tersebut, pihaknya juga terus menjalin komunikasi dengan parpol lainnya. Menurutnya peluang untuk berkoalisi dengan parpol lain tetap terbuka.

“Bisa saja nanti Demokrat-PDIP, Demokrat-Golkar atau lainnya, karena hingga kini peta politik masih dinamis, artinya dengan partai manapun kita berkoalisi, karena sebelum ada koalisi yang permanen kita tidak bisa mengklaim semuanya sudah permanen karena standar permanen sudah final, kalau sekarang  masih semifinal kalau dalam pertandingan ,” katanya. (hyd)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts