Kementrian Lingkungan Apresiasi Inisiatif Pertamina Mengolah Bank Sampah

Rabu, 1 November 2017
Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementrian Lingkungan M R Karliansyah

Palembang, Sumselupdate.com – Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan MR Karliansyah, mengapresiasi inisiatif Pertamina membuat Program Bank Sampah berbasis Jaminan Sosial Patratura untuk Masyarakat di Palembang.

Demikian diakatakan M R Karliansyah pada saat menghadiri kegiatan Sarasehan Patratura Sampah Kito Beguno Galo yang diselenggarakan oleh Pertamina Refinery Unit III

Read More

Ia menyampaikan sangat mengapresiasi kegiatan positif berupa bank sampah berbasis jaminan sosial Patratura oleh Pertamina, yang berdampak mengatasi masalah sampah di Kota Palembang yang saat ini diperkirakan telah mencapai 600-700 ton per harinya.

“Kita harus apresiasi program Patratura yang hadir untuk mengelola dan mengolah sampah organik, anorganik, maupun sampah eceng gondok menjadi barang yang berguna dan bermanfaat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui sistem reimburse jaminan sosial. Hingga hari ini, sampah anorganik yang sudah disetor oleh nasabah Patratura sudah mencapai 4 ton. Selain itu, hasil olahan inovasi Patrakomposter saat ini juga sudah menghasilkan 500 kg pupuk organik padat yang siap panen,” jelasnya, Rabu (1/11/2017).

Oleh karenanya ia berharap, program ini dapat berjalan secara berkesinambungan, sehingga hasilnya dapat dinikmati oleh masyarakat secara maksimal di masa mendatang.

Sementara General Manager RU III, Djoko Priyono mengatakan bahwa inovasi Patratura dapat menjawab masalah pengelolaan dan pengolahan sampah di perkotaan.

“Patratura memiliki tiga kekuatan utama, pertama program pengelolaan dan pengolahan sampah ini terintegrasi dengan baik. Kedua, inovasinya sederhana dan dapat diaplikasikan dengan mudah, dan ketiga, sistem jaminan sosialnya menyasar kepada kebutuhan pokok para nasabah,” jelasnya.

Lebih lanjut Djoko mengatakan bahwa inovasi Patratura ini dapat diaplikasikan tidak hanya di lingkungan operasional RU III.

“Inovasi ini sederhana sehingga mendorong nasabahnya untuk semangat dalam berpartisipasi, memanfaatkan sampah yang ada di sekitar mereka,” ungkapnya.

Hingga saat ini Patratura sudah mulai dikembangkan dan direplikasi penggunaannya di Kota Palembang dan Banyuasin. (adi) 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts