PALI, Sumselupdate.com -Warga Desa Talang Akar, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengeluhkan tindakan PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field yang lamban membersihkan minyak mentah yang keluar dari line pipa milik perusahaan berplat merah tersebut.
Purwanto, salah satu warga menuturkan pipa tersebut pecah terjadi pada Selasa (21/6). Diduga pecahnya pipa akibat disabotase.
Nnamun warga menyayangkan pihak Pertamina sampai sekarang seolah tidak ada upaya untuk membersihkan ceceran minyak tersebut.
“Apapun alasannya, kami minta ceceran minyak itu segera dibersihkan. Karena kalau hujan turun, pasti mengalir tambah jauh serta sungai semakin tercemar,” katanya, Senin (27/6).
Pantauan awak media dari lokasi, tampak bekas pipa yang pecah sudah diklem dan dicor, sementara ceceran minyak masih berserakan mencemari sungai yang ada di Desa Talang Akar. Sebagian lagi ada yang dimasukan kedalam kantong plastik namun belum diangkut oleh pihak Pertamina.
Ditambahkan Heru Martin, Kepala Desa setempat mengatakan, masyarakat sudah resah akan lambannya pihak Pertamina untuk membersihkan sisa ceceran minyak.
“Kalau sampai dalam waktu tiga hari ini tidak dibersihkan, kemungkinan warga akan melakukan aksi,” tandasnya. (adj)











