Begini Komentar Kapendam Terkait Dugaan Penembakan Oleh Oknum TNI di Banyuasin

Jumat, 20 Oktober 2017
Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf Imanulhak.

Palembang, Sumselupdate.com – Terkait tewasnya Zulkarnain, warga Desa Lubuk Karet, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin di areal perkebunan sawit milik PTPN VII, Banyuasin Kamis (19/10) malam yang diduga oleh oknum anggota TNI yang berjaga di lokasi.

Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf Imanulhak membenarkan kalau yang melakukan penembakan terhadap Zulkarnain adalah anggota TNI yang sedang melakukan pengamanan di lokasi kejadian.

Read More

Namun penembakan yang dilakukan petugas, lantaran Zulkarnain bersama rekannya kedapatan melakukan pencurian tandan buah sawit di PTPN VII oleh TNI yang tergabung dalam Satgas Pengamanan Gabungan terdiri dari TNI, Polri dan Satuan Pengamanan Perusahaan.

“Mereka kepergok membawa tanda buah sawit, saat dikejar satu rekannya kabur dan Zulkarnain ditangkap, tapi dia melawan dengan menendang petugas, sehingga petugas terpaksa melumpuhkannya dengan menembak di paha kanan, korban sudah dibawa ke Puskesmas setempat namun nyawa nya tidak dapat diselamatkan,” ujarnya.

Menurutnya, apa yang telah dilakukan oleh petugas sudah sesuai dengan prosedur karena apa yang dilakukan oleh petugas melakukan pengamanan aset perusahaan termasuk dari pencurian.

“Meski demikian oknum anggota TNI berpangkat Pratu dengan inisial I yang merupakan anggota Batalyon Kavaleri 5, Karang Enda yang melakukan penembakan tersebut tetap dilakukan pemeriksaan oleh Denpom II/ Sriwijaya,” bebernya.

Lebih lanjut dikatakannya, usai kejadian penembakan Dandim Sekayu sudah mendatangi rumah duka sebagai bentuk bela sungkawa kepada keluarga korban dan keluarga korban sudah menerima musibah tersebut. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts