Lille, Sumselupdate.com – Prancis memastikan jadi juara Grup A usai bermain imbang 0-0 dengan Swiss, Senin (21/6) dinihari WIB. Hasil itu juga cukup mengantarkan Swiss menempel Prancis lolos ke 16 besar.
Pasukan Didier Deschamps berada pada urutan teratas Grup A dengan tujuh poin hasil dua kemenangan antara lain 2-0 atas Albania dan 2-1 dari Rumania serta hasil seri 0-0 saat melawan Swiss.
Menurut UEFA, Prancis sebagai juara Grup A akan menghadapi peringkat tiga terbaik dari Grup C/D/E pada 26 Juni di Stade de Lyon, Prancis.
Peringkat dua ditempati Swiss yang mengantungi lima poin hasil dua kali imbang antara lain 1-1 melawan Rumania dan 0-0 atas Prancis, serta satu kemenangan 1-0 atas Albania.
Swiss sebagai runner up Grup A akan menghadapi peringkat kedua Grup C yang kemungkinan akan ditempati antara Jerman, Polandia atau Irlandia Utara.
Albania yang meraih kemenangan perdana pada ajang Euro 2016 menempati peringkat ketiga.
Kendati peluangnya kecil karena cuma memiliki tiga poin dengan selisih gol -2 namun Albania berpeluang menjadi peringkat tiga terbaik untuk bersaing dengan peringkat tiga dari grup B, C, D, dan F. Rumania dipastikan tersingkir dengan dua kekalahan dan satu imbang.
Jalannya Pertandingan
Prancis memang mendominasi laga babak pertama kontra Swiss. Meski demikian, skor sementara masih imbang tanpa gol.
Prancis langsung tancap gas sejak menit awal dan menekan pertahanan Swiss. Tapi Swiss yang mendapat peluang bersih pertama di menit ke-8.
Berawal dari sepak pojok, terjadi kemelut di kotak penalti Prancis dan bola liar disundul Breel Embolo. Namun, bola dengan cepat dihalau Paul Pogba di garis gawang.
Setelah itu Prancis kembali melancarkan serangan demi serangan ke pertahanan Swiss. Di menit ke-12 Pogba melepaskan sepakan kaki kanannya yang masih bisa ditepis Yann Sommer.
Semenit kemudian, kerjasama Kingsley Coman dan Pogba membuat nama terakhir mendapat ruang tembak di kotak penalti lawan. Namun, sepakan kaki kirinya masih dapat dibendung Sommer.
Pogba lagi-lagi gagal memaksimalkan peluang yang didapatnya setelah pada menit ke-18, akselerasinya yang diakhiri sepakan keras kaki masih menerpa mistar gawang. Padahal Sommer sudah terpaku melihat datangnya bola.
Sommer membuat kesalahan lagi di menit ke-24 ketika dia gagal mengantisipasi bola silang ke kotak penalti Swiss. Beruntun tembakan Laurent Koscielny masih bisa diblok kaki Granit Xhaka.
Setelahnya tak ada lagi peluang bersih yang tercipta dari kedua tim, khususnya Prancis yang terus mendominasi Swiss. Babak pertama tuntas tanpa gol.
Masuk di babak kedua, Prancis masih menguasai jalannya pertandingan tapi baru mendapat peluang di menit ke-57. Kerjasama antara Antoine Griezmann dan Andre Pierre-Gignac mampu membelah pertahanan Swiss.
Griezmann yang mendapat bola terakhir melepaskan sepakan kaki kanan dari jarak dekat, tapi tangan kanan Sommer masih mampu mengadangnya.
Demi menajamkan lini serang, pelatih Prancis Didier Deshamps lantas memasukkan Dimitri Payet menggantikan Kingsley Coman pada menit ke-62.
Payet punya kans pertamanya bikin gol pada menit ke-75 andaikan tembakan voli yang meneruskan crossing Moussa Sissoko tak ditepis Sommer.
Begitu pula tembakan kerasnya beberapa menit kemudian yang masih melebar dari sasaran.
Tak seperti babak pertama, Prancis relatif kesulitan untuk membuat peluang di babak ini. Alhasil mereka harus puas dengan hasil imbang 0-0. (ant/dtk)
Berikut klasemen akhir grup A:
| Pos | Negara | Main | Menang | Seri | Kalah | Selisih gol | Nilai |
| 1 | Prancis | 3 | 2 | 1 | 0 | 3 | 7 |
| 2 | Swiss | 3 | 1 | 1 | 0 | 1 | 5 |
| 3 | Albania | 3 | 1 | 0 | 1 | -2 | 3 |
| 4 | Rumania | 3 | 0 | 1 | 1 | -2 | 1 |










