Buntut Aksi Sweeping Sopir Angkot, Puluhan Sopir Online Datangi Polresta

Selasa, 22 Agustus 2017
Asosiasi Driver Online mendatangi Polresta Palembang.

Palembang, Sumselupdate.com – Pasca-sweeping yang dilakukan para sopir angkot, puluhan sopir online yang tergabung dalam Asosiasi Driver Online (ADO) Indonesia DPD Sumsel mendatangi Polresta Palembang di Jalan Gubernur HA Bastari Jakabaring Palembang, Selasa (22/8/2017).

Menggunakan mobil pribadi masing-masing mereka langsung memarkirkan kendaraannya di depan Polresta Palembang. Kedatangan mereka untuk meminta keadilan dan mengecam aksi sopir angkot di Palembang yang melakukan sweping secara brutal terhadap para driver online pada, Senin (21/8) kemarin.

Read More

Kuasa hukum ADO, Dody Yuspikar mengatakan, mereka meminta pihak berwajib untuk mengusut tuntas para provokator yang menyebabkan aksi sweeping berubah brutal dengan perlakuan pengerusakan kendaraan hingga pemukulan sopir.

“Ini sudah kriminalisasi terhadap driver online bukan lagi sweeping biasa. Pihak berwajib harus bertindak,” ujar Dody

Lanjut dia, pada aksi sweeping brutal kemarin, setidaknya ada sepuluh orang driver menjadi korban dalam insiden tersebut. Tak hanya kriminalisasi biasa, bahkan pemukulan itu, ada satu driver yang ditemukan di kawasan Talang Betutu diduga dibunuh, buntut dari aksi sweeping.

“Bahkan ada satu orang rekan kita tewas karena aksi tersebut.  Jadi kami minta pihak berwajib usut tuntas, karena kasus ini sudah kriminalisasi,” katanya.

Kasat Intelkam Polresta Palembang,  Budi Santoso mengatakan pihaknya menerima dengan baik kedatangan para driver online yang hendak menyampaikan aspirasi mereka.

Ia menegaskan,  kasus ini menjadi perhatian khusus pihaknya dan akan segera mengusut tuntas kasus tersebut.

“Anggota pada saat kejadian sudah kita sebar dan hasilnya beberapa provokator berhasil diamankan. Kami harap para driver untuk bersabar,” ujar Budi.

Budi menambahkan, setiap driver online harus mengantongi nomor telepon polsek di Palembang. Jadi ketika insiden sweeping terulang dari sopir konvensional terhadap sopir online bisa segera ditindaklanjuti.

“Jadi setiap driver online itu harus mengantongi nomor Polsek setempat. Agar ketika ada insiden bisa langsung ditindaklanjuti,”tukasnya. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts