Dukung Program SMS, Sat Pol PP Kejar-kejaran dengan Hewan Kaki Empat

Sabtu, 12 Agustus 2017
Petugas Sat Pol PP mengamankan hewan ternak yang berkeliaran di Desa Tempirai, Kecamatan Penukal Utara, PALI.

PALI, Sumselupdate.com Petugas Satpol PP kembali menertibkan hewan ternak kaki empat yang berkeliaran di wilayah di Desa Tempirai, Kecamatan Penukal Utara, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Lebih kurang belasan hewan ternak kambing milik warga yang diliarkan berhasil di diamankan.

Read More

Sebelumnya Pemkab PALI melalui dinas terkait dan bekerja sama dengan kecamatan dan kepala desa sudah melayangkan surat edaran untuk memelihara dan menambang ternaknya agar tidak berkeliaran.

Aksi kejar-kejaran petugas Pol PP dan hewan ternak terjadi. Sementara ternak yang berhasil diamankan sementara waktu dilakukan pendataan dan memanggil pemilik ternak untuk membuat surat perjanjian untuk pelihara ternaknya untuk tidak diliarkan, demi untuk kenyamanan dan keamanan masyarakat lainya.

Tak hanya ketertiban dan kenyamanan, razia rutin tersebut juga mendukung program TP PKK PALI dalam program Stop Mising Sembarangan (SMS) atau stop buang air besar sembarang. Termasuk kenyamanan dalam rangka HUT ke-72 RI.

“Warga diultimatum untuk segera memindahkan dan dipelihara secara khusus misalnya di kandangkan dan di tambang untuk cari makan ternak. Jika masih mengulang hewan akan kiya sita,” kata Kabid Linmas Sat Pol PPP PALI Zulkopi.

Kegiatan razia tersebut sambung Zulkopli terus dilakukan sampai hewan ternak benar-benar tidak berkeliaran lagi. Sebab, berdasarkan surat edaran yang ada, warga dilarang beternak hewan kaki empat demi kenyamanan dan kesehatan warga.

Diakui Zulkopli, dilapangan tidak sedikit warga yang menyatakan keberatan mereka atas kehadiran hewan ternak kaki empat tersebut karena menebarkan bau busuk dan kurang sedap, terutama usai hujan.

Di samping itu warga pun resah saat nelintas sering ada hewan di jalanan belum lagi kotoran ternak. Tentu saja hal ini sangat menganggu baik masyarakat sekitar dan pengguna jalan.

“Kita akan terus melakukan pengawasan dan sewaktu-waktu akan melakukan penertiban,” ungkapnya seraya mengaskan apabila dalam penertiban nanti masih ditemukan juga warga yang beternak hewan kaki empat maka akan mengambil tindakan tegas. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts