PALI, Sumselupdate.com – Ketua Komisi II DPRD PALI, Irwan, ST meminta Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) serius dalam menangani masalah kelangkaan tabung gas 3 kg yang terjadi di Kabupaten PALI selama dua hari terakhir.
Menurut Irwan, harusnya dinas terkait ketika mendapati kabar mengenai terjadinya kelangkaan langsung berkoordinasi ke agen atau yang lainnya.
“Jadi tahu, kenapa tiba-tiba menghilang, apa yang penyebabnya. Sehingga, dalam waktu dekat dinas itu bisa langsung mengambil tindakan untuk antisipasi,” tutur Ketua DPD Partai Golkar PALI itu, Selasa (1/8/2017).
Ia mengaku bahwa sudah banyak mendapat laporan dan keresahan dari masyarakat akibat terjadinya kelangkaan tabung gas yang biasa disebut gas melon itu.
“Sekarang kan semua bertumpu pada tabung gas 3 kg, baik ibu rumah tangga, maupun industri-industri rumah tangga. Minyak tanah sudah tidak ada lagi. Bukan tidak mungkin IRT di PALI tidak masak, kemudian industri rumah tangga jadi tutup akibat hilangnya tabung gas tersebut,” sambungnya.
Ia berharap besok (hari ini, red) dinas tersebut sudah mendapat solusi. “Kita berharap besok sudah ada kabar baik. Dan masyarakat tidak resah lagi,” pungkasnya.
Sebelumnya, sejak Hari Senin (31/7) kemarin tabung gas melon sudah langka di wilayah Pendopo Talang Ubi. Bahkan, kalaupun ada harganya melambung tinggi hingga menyentuh angka Rp 25.000.
Bahkan, sampai berita ini diturunkan belum ada penjelasan lebih lanjut terkait penyebab terjadinya kelangkaan tabung gas melon dari Disperindag PALI. (adj)











