Muarabeliti, Sumselupdate.com – Saat ini kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) menjadi perhatian khusus semua pihak dan stake holders. Apalagi mejelang Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, ancaman karhutla dapat menjadi momok bersama.
Pengalaman kebakaran hutan dan lahan tahun lalu, yang menyebabkan terganggunya polusi udara di Sumatera, Kalimantan bahkan sampai di Negara Tetangga yaitu Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam menjadi tantangan terbesar bagi semua Pihak untuk menanggulangi Karhutla sejak dini.
Polres Musi Rawas (Mura), melalui semua Babinkamtibmas di tingkat Desa bergerak secara masif, dengan senantiasa memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama mencegah karhutla.
Salah satunya Babinkamtibmas Polsek Tugumulyo, Kamis(13/7/2017) sekitar pukul 11.00 Wib membagikan brosur kepada Petani di areal persawahan Desa C Nawangsasi, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Mura.
Kapolres Mura AKBP Pambudi, SIK melalui Kapolsek Tugumulyo AKP Dedi PJ, SH membenarkan kegiatan yang dilakukan anggotanya. Babinkamtibmas memberikan penyuluhan kepada Petani, dengan memberikan brosur larangan pembakaran hutan dan lahan.
“Mengingatkan agar petani tidak membakar lahan, atau sisa hasil panen padi (jerami) karena dapat berpotensi menyebabkan kebakaran yang besar,” ujarnya.
Ditambahkan Kapolres Mura, upaya preventive dalam penanganan karthutla ini dilakukan jajarannya secara intens. Setiap kali berinteraksi dengan petani di Pedesaan, Babinkamtibmas senantiasa mengingatkan agar meninggal budaya lama, membakar untuk membuka lahan baru ataupun membersihkan hasil panen dengan cara dibakar.
“Sampai saat ini upaya intensif yang dilakukan jajaran kami cukup berhasil, hal ini dapat dilihat dengan minimnya titik api (hot spot) melalui aplikasi pemantauan satelit,” tandasnya. (ain)











