Tagih Utang Baik-baik, Malah Diancam

Rabu, 14 Juni 2017
Ilustrasi pengancaman

Palembang, Sumselupdate.com – Sial dialami NY (34) warga jalan Depaten Lama, Kelurahan 27 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II Palembang.

Pasalnya, dia diancam setelah hendak menagih utang sehingga melaporkan kejadian ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Rabu (14/6/2017).

Read More

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika dirinya mendatangi rumah terlapor yang berada di Jalan Mujahidin, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, Kamis (8/6/2017), sekitar pukul 17.30.

Untuk mempertanyakan perihal ponsel anaknya yang telah diambil adik terlapor dan berjanji akan dibayar dengan cara dicicil.

“Tapi karena tak ada kepastian dan kejelasan saya datangi ke rumahnya. Tapi terlapor langsung marah-marah ketika dirinya mempertanyakan hal tersebut. Bukan hanya marah saja akan tetapi dia mengancam saya dan ‘Bila terjadi sesuatu dengan adik saya, kubuat hidup kalian susah, kuobrak-abrik warung kalian,” ujarnya.

Setelah mendapatkan ancaman tersebut, dirinya langsung dijemput oleh sopirnya pulang atas perintah suaminya.

“Kan saya datang baik-baik pak karena adiknya mengambil handphone anak saya. Bukannya diterima baik malah saya diancam,” tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, SIK, mengatakan, pihaknya telah menerima laporan korban dan akan diproses. “Laporan korban sudah kita limpahkan ke Satreskrim untuk ditindaklanjuti,” tukasnya. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts