Puluhan Anak Sekolah Terjaring Razia Cipta Kondisi, Anak Punk Dirukyah

Senin, 12 Juni 2017
Puluhan pelajar yang terjaring razia

Baturaja, Sumselupdate.com – Puluhan siswa sekolah terjaring razia gabungan pihak Satpol-PP dan Dinas Sosial (Dinsos) OKU di beberapa tempat game dan warnet di kota Baturaja, pada Senin (12/6/2017).

Diketahui petugas kesal setiap melaksanakan razia, oleh karena itu Dinsos akan merukiah anak punk yang selalu terjaring razia. Hal tersebut bertujuan agar anak punk yang sudah meresahkan masyarakat ini dapat menemukan jati diri mereka menuju ke akhlak yang baik.

Read More

Selain itu, anak-anak punk yang terjaring razia akan diinapkan di salah satu lokal SMA Muhamaddiah untuk diberikan bimbingan khusus. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinsos OKU Saifful Kamal saat dikonfirmasi setelah melaksanakan razia.

Dalam razia tersebut sedikitnya 40 pelajar SD, SMP dan SMA yang kedapatan tengah asyik main di warnet, bilyar dan rental playstation.

Kemudian anak punk yang terjaring 4 orang dan tiga orang lagi anak kecil yang meminta-minta kepada masyarakat di jalan.

“Ini yang hebatnya lagi, anak-anak punk tidak lagi nongkrong di pinggir jalan, sekarang tongkrongan mereka sudah di warnet-warnet di mana mereka bisa menghisap lem aibon dengan leluasa tanpa ada yang memperhatikan,” terang Saiful.

Pantauan di lapangan, ke-40 anak sekolah dikumpulkan di ruang aula SMK Muhamaddiah untuk kemudian dilajukan pendataan sebelum orangtua mereka menjemput. “Selain orang tuanya kita panggil untuk menjemput, kita juga memanggil pihak sekolah mereka masing-masing”, tukasnya.

Sementara itu Kasat Pol PP OKU Agus Salim melalui Kasi Trantib Sofian saat ditanya bagaimana sanksi terhadap tempat-tempat yang menyediakan permaian untuk anak berseragam sekolah, Sofian mengatakan pihaknya sudah mencatat semua lokasi dan memberikan peringatan secara lisan.

“Seharusnya ada plank atau papan pengumuman di tempat permaian tersebut, jika anak memakai seragam sekolah dilarang masuk ke lokasi. Sebagian memang sudah melakukannya, namun arena permainan playstation di Bakung tidak memiliki papan pengumuman, kita akan surati tempat tersebut, jika masih melanggar akan kita tutup,” pungkasnya. (Wid)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts