Palembang, Sumselupdate.com – Setelah melalui proses Seleksi Nasional sejak bulan Januari yang lalu dilanjutkan dengan Pelatnas dan uji coba khususnya untuk tim Ladies ke Bangkok April yang lalu, maka saat ini seluruh tim telah siap berangkat menuju Seoul.
Sebenarnya uji coba juga direncanakan untuk senior, open dan Girls ke Dhaka, Bangladesh tapi sayang sekali karena situasi yang kurang kondusif di Dhaka, maka mereka membatalkan event yang dijadwalkan tanggal 12-20 Mei 2017.
Tim Indonesia yang akan mengikuti The 51st Asia Pacific Bridge Championships yang digabung dengan The 21st Asia Pacific Youth Team Championship di Hotel Riviera, Seoul merupakan rombongan terbesar yang pernah dikirim PB Gabsi.
Tidak tanggung-tanggung, ada 7 tim yang berkekuatan 41 pemain ditambah 4 Non Playing Captain dan 1 Coach akan bertarung mulai tanggal 29 Mei – 7 Juni 2017. Dalam event ini, selain untuk memperebutkan Rebullda Cup untuk open, President Cup untuk Ladies, PABF Senior Cup untuk senior, Raymond Chow Cup untuk Junior, Kunying Esther S untuk Youngster dan Xiang Huaicheng Cup untuk Girls .
Event ini juga dimanfaatkan oleh Zone VI Asia Pacific untuk memilih 3 wakil yang akan mengikuti 43rd World Bridge Championships yang akan berlangsung tanggal 12-26 Agustus 2017 di Lyon, Perancis memperebutkan Bermuda Bowl, Venice Cup dan D’Orsi Senior Bowl.
Sedangkan untuk mengikuti The 17th World Youth Championships di Li Ze Culture and Sports Palace di Suzhou pada tanggal 8-18 Agustus 2018 akan dipilih 4 tim.
Nah, untuk menentukan ini maka khusus open, ladies dan senior team akan dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama adalah babak penyisihan yang dimainkan double round robbin dan juara babak ini berhak atas Piala bergilir di atas sekaligus meraih medali emas, demikian juga dengan peringkat dua dan tiga.
Tahap kedua adalah babak knock-out untuk memilih wakil zone VI yang akan mewakili ke Kejuaraan Dunia seperti diuraikan diatas. Wakil pertama adalah peringkat tertinggi di babak penyisihan tanpa menghitung Australia, Selandia Baru, Kuwait, India dan Bangladesh yang merupakan tim tamu.
Selanjutnya peringkat kedua dan ketiga demikian juga peringkat keempat dan kelima akan saling berhadapan di babak knock-out yang berlangsung tanggal 6 Juni 2017. Bagi negara yang mengirimkan dua wakilnya hanya peringkat tertinggi yang boleh ikut jika terpilih.
Pemenang peringkat kedua vs ketiga akan menjadi wakil kedua. Wakil terakhir akan ditentukan oleh pemenang antara keempat vs kelima berhadapan dengan yang kalah dari pertarungan pperingkat 1 vs 2 yang akan berlangsung tanggal 7 Juni 2017.
Hal ini berbeda dengan Girls, Junior dan Youngster, tidak ada babak knock-out, keempat wakil Zone VI adalah 4 peringkat terbaik babak penyisihan. Pada tanggal 6 dan 7 mereka akan bertanding bersama dalam nomor pasangan junior. Kuota Zone VI bisa bertambah karena China bisa menggunakan haknya sebagai tuan rumah yang otomatis lolos.
Tugas berat menanti tim ini, “Baik Timnas senior maupun yunior, sama-sama menjadikan ajang tersebut untuk lolos ke Kejuaraan Dunia. Target utama tim ini adalah untuk Putra, Putri dan Senior adalah bisa meraih tiket mewakili Zone VI untuk World Team Championships akan berlangsung tanggal 12-26 Agustus 2017 di Lyon, Perancis,” jelas Ketua Umum Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB GABSI), Eka Wahyu Kasih.
Sedangkan untuk Timnas Junior, Girls dan Youngster mengejar harapan untuk lolos mengikuti World Youth Team Championships yang akan berlangsung pada 9-18 Agustus 2018 di Wu Jian, China. “ Mari kita doakan semoga Timnas kita berhasil meraih tiket Kejuaraan Dunia sekaligus semakin matang menghadapi Asian Games 2018 mendatang,” tambah Eka Wahyu.
Rencana tim bridge Indonesia, hari ini pukul 22.05 akan berangkat menuju Seoul dengan Korean Airlines dan diperkirakan tiba di Seoul besoknya tanggal 28 Mei 2017 pukul 07.15 waktu Seoul.
Sebelum berangkat para atlet akan bersilaturahmi dengan Ketua Binpres, Munawar Sawiruddin yang saat ini sedang sakit dan selanjutnya berkumpul di PT Djarum untuk dilepas oleh Ketum PB Gabsi sekaligus buka puasa bersama untuk atlet-atlet yang menjalankannya.
Mari kita dukung dan doakan bersama. (tra)
Susunan tim nasional bridge Indonesia :
Tim Manager : Handojo Susanto
Official : Hartono
Putra :
Deny Jacob Sakul -Franky Karwur
Robert Parasian-Taufik Asbi
Giovani WatuLingas- Bill R G Mondigir
Santje Panelewen (NPC)
Putri :
Suci A Dewi -Kristina W Murniati
Lusje Olha Bojoh-Julita Grace Tueje
Conny E Sumampouw -Rury Andhani
Hendra Railis – NPC
Senior, :
BHINEKA ICBA
HARTONO(PC)
Handojo Susanto
Kriesmartha K G
Julius KASENDRA
Jildy TONTEY
DJARUM ICBA
M Bambang Hartono(PC)-Bert Toar Polii –
Henky Lasut -Eddy Manoppo
Tanudjan Sugiarto -Apin Nurhalim
Junior
Ali Akbar-Mohammad Hasyimi
Andy Pramana-Restu Narendra
Zulfikar A P – Healtho B Argario
Kamto (NPC)
Girls
Elsya S Ningtias-Fortina M Sibuea
Fransiska Tri MARTANTI -Monica Ayu Triana
Villa Rosa -Yessi Grasella
Perry Sardjono (PC)
Youngster
EFRIANSYAH-Ibnu IDRIS
Scivo NELWAN-P KALENGKONGAN
Dimas W BHAKTI-Elga PINKA
Kamto (NPC)
Jildy Tontey (Coach)











