Over Kapasitas, Para TKS di PALI akan Diuji Kompetensi

Kamis, 19 Mei 2016
Suasana Rapat koordinasi dengan seluruh asisten, SKPD, dan camat se-kabupaten PALI

PALI, sumselupdate.com – Untuk mengatasi membludaknya jumlah Tenaga Kerja Sukarelawan (TKS) serta menyaring TKS yang tidak jelas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang mencapai angka 6000 lebih, Pemkab PALI akan menggelar Uji Kompetensi bagi TKS yang bekerja di SKPD lingkungan Pemkab PALI.

Dalam rapat koordinasi penyelenggaraan uji kompetensi yang digelar di Aula Pemkab PALI, Kamis (19/5), Plt. Sekda Robby Kurniawan menjelaskan bahwa uji kompetensi akan dilakukan melalui dua tahap seleksi, yakni seleksi administrasi dan seleksi uji kompetensi.

Read More

“Pada tahap seleksi administrasi, para TKS wajib mendaftarkan kembali dengan berbagai pekerjaan yang spesifik yang disampaikan ke SKPD masing-masing dari tanggal 18 s.d 24 Mei. Kemudian pada tanggal 25 s.d 31 Mei, dilakukan verifikasi oleh SKPD masing-masing sesuai dengan tingkat pendidikan dan pekerjaan yang dikehendaki TKS,” terang Robby.

Setelah itu, para TKS yang sudah lulus verifikasi secara administrasi akan menerima surat pengantar dari kepala SKPD masing-masing untuk didaftarkan ke Tim Verifikasi Kabupaten. Selanjutnya, barulah para TKS akan mendapat nomor peserta yang dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten PALI.

“Lanjut kemudian, mengikuti verifikasi uji kompetensi yang akan diselenggarakan pada tanggal 18 Juni yang dipusatkan di Pendopo Talang Ubi,” sambung mantan Plt. Bupati OKU Selatan ini kepada sumselupdate.com.

Robby pun mengingatkan agar SKPD membentuk tim verifikasi internal dalam SKPD masing-masing untuk mengkoordinir para TKS yang mendaftar.

“Pada saat mereka didaftarkan, para TKS juga dilampirkan absen mereka selama lima bulan yang dilegalisir setiap SKPD. Dalam tes, kita juga nantinya akan melibatkan PPJK Universitas Sriwijaya baik dalam pembuatan soal tes dan juga evaluasi,” jelasnya.

“Perlu diingat, untuk uji kompetensi ini, kita tidak menambah TKS dan merekrut TKS baru. Kita hanya merasionalkan jumlah TKS yang membludak,” tutup Robby. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts