Lubuklinggau, Sumselupdate.com – Pemerintah Kota Lubuklinggau setidaknya perlu mencari dana sekitar Rp36 miliar untuk peningkatan dan perbaikan Jalan Lingkar Selatan. Alokasi dana itu untuk pelebaran jalan dengan cor beton dan pelapiasan ulang permukaan jalan.
“Rencana anggaran full design pelebaran dengan cor beton sayap kiri dan kanan serta hot mix di Jalan Muhammad Hasan dibutuhkan sekitar Rp21 miliar, kemudian melapis ulang dan pelebaran Jalan Fatmawati sekitar Rp15 miliar. Jika dana kita belum cukup, maka didahulukan pelebaran jalan saja,” ujar Kepala Dinas Pengerjaan Umum (PU) Kota Lubuklinggau, Nobel Nawawi, Jumat (12/5/2017).
Dijelaskannya, akses Jalan Lingkar Selatan dibagi menjadi dua item, yakni Jalan Fatmawati, mulai pertigaan simpang Lapter (Temam) hingga jembatan fly over di Mesat dan terakhir Jalan Muhammad Hasan dari jembatan fly over sampai Watas.
“Total panjang Jalan Lingkar Selatan sekitar 15,05 KM dengan lebar rata-rata sekitar 5-5,5 meter. Untuk lebar jalan yang dilalui angkutan berat (akses jalan nasional) sekitar 7 meter, tapi ada sekitar 3,2 KM yang sudah dilebarkan menjadi 6 meter. Ke depan bakal dilakukan juga pelebaran Jalan Sukirno sepanjang 2,5 KM dengan dana sekitar Rp2,6 miliar,” bebernya.
Menurutnya, perbaikan Jalan Lingkar Selatan perlu menjadi perhatian serius, karena kedepannya akan menjadi jalan nasional. “Jalan itu merupakan akses ke Bandara Silampari dan obyek wisata air terjun Temam dan Pemkot terus konsen memperbaiki fasilitas umum masyarakat,” tandasnya. (and)











