Muarabeliti, Sumselupdate.com – Bupati Musi Rawas (Mura), H Hendra Gunawan,menegaskan bahwa saat ini kinerja pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) tiga bulan belakangan ini mengalami penurunan.
“Saya lihat ada penurunan kinerja para pegawai saat ini. Pada awal-awal disiplinnya sangai baik. Namun dua bulan kebelakang kinerja pegawai kok mulai banyak merosot. Itu sebuah pertanyaan besar. Ada apa dengan pegawai saat ini,” tegasnya, dengan suara meninggi dihadapan rapat Forum Konsultasi Publik RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Kabupaten Mura tahun 2015 – 2021, kemarin.
Dia mengatakan kurang lebih ada 993 orang yang merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan dan SKPD kabupaten Mura. Dan merupakan ujung tombak pelayanan masyarakat membangun kabupaten Mura lima tahun kedepan.
“Alhamdulillah ini yang kedua kali kita bertemu, hari ini tanggal 17 mei 2015. Kita bertemu lagi kurang lebih sudah tiga bulan saya menjabat Bupati. Tentunya pertemuan kedua ini bisa menjadi momentum untuk mulai mengevaluasi kinerja masing-masing pejabat,” ungkapnya.
Meskipun banyak kinerja pejabat yang menurun,dia belum mau melakukan mutasi jabatan baik eselon II sampai eselon V. Karena ia masih memberikan kesempatan kepada masing pejabat untuk memperbaiki kinerja sampai tiga bulan kedepan.
Dia menambahkan dalam Undang- Undang (UU) Bupati dan Wakil Bupati terpilih baru bisa melantik para pejabat Eselon I sampai V. Bila sudah sampai masa jabatan enam bulan.
Namun ia berharap meskipun masih ada waktu tempo tiga bulan lagi. Jangan dimanfaatkan untuk bersantai-santai. karena menurutnya banyak item-item yang akan dinilai bukan hanya kinerja dan tingkat kepatuhan. Akan tetapi semuanya mendapat penilaian.
“Setelah tiga bulan baru kita evaluasi. Baik itu disiplin maupun tingkat kehadirannya. Bahkan yang memberikan nilai tergantung Bupati. Mau bobot penilaianya berapa kita yang tentukan. Namun yang jelas kompetensi dan kemampuan adalah hal utama.” ungkapnya
Selain itu ia berharap ajang evaluasi kedepan bisa bisa mempertahankan Mura sebagai peraih Pangripta Sriwijaya. Sebagaimana telah di peroleh tahun 2015 lalu.
“Terbukti tahun 2013 kita mendapat juara pertama, tahun 2014 kita mendapat juara ketiga, lalu tahun 2015 kita dapat juara pertama lagi. Namun di tahun 2016 ini kita akan tunjukan kepada 17 kabupaten kota di Sumsel. Bahwa kita adalah percontohan kabupaten terbaik dibicang perencanaan walaupun itu tidak terlalu menjadi target utama,” katanya.
Untuk itu ia berharap kedepan kepada masing-masing pejabat maupun SKPD kabupaten Mura untuk saling bahu membahu mewujudkan program Mura Sempurna tahun 2021.
” Sepuluh tahun lalu kita mendengungkan kabupaten Mura Darussalam. Kini saatnya kita sempurnakan,”singkatnya.(Ain)











