Jakarta, Sumselupdate.com – Tim atletik Indonesia meraih hasil positif pada tiga seri Asian Grand Prix 2017 di China dan Taiwan, 23-30 April. Indonesia meraih 3 medali emas, 1 medali perak, dan 1 medali perunggu.
Tim Indonesia terdiri dari lima atlet yang turun di tiga nomor lomba yaitu estafet 4x 100 meter putra, sprint 100 meter putra, dan tolak peluru putri.
Tiga medali emas dipersembahkan oleh tim lari estafet yang terdiri dari Ahmad Fadlin, Hamid Iswandi, Eko Rimbawan, dan Yaspi Boby. Mereka adalah besutan pelatih Eni Sumartoyo.
Pada seri pertama dan kedua, mereka mengalahkan tim Thailand dan Kuawait yang berada di posisi kedua dan ketiga. Pada seri ketiga, mereka menyisihkan tim Taiwan dan Thailand.
Bahkan, tim yang baru dibentuk dua minggu sebelum keberangkatan tersebut, mampu memecahkan rekor nasional estafet 4 x 100, dari semula 39,28 detik menjadi 39,13 detik.
“Semula kami kurang yakin dengan formasi baru tim estafet putra setelah kecelakaan yang menimpa Rozikin (atlet pelatnas). Hasil Asian Grand Prix 2017 ini menjadi bekal bagi mereka ke SEA Games di Malaysia,” kata Eni.
Selain tim estafet, sukses juga berhasil diraih Yaspi yang turun di nomor sprint 100 m dan petolak peluru putri Jawa Barat, Eki Febri.
Yaspi berhasil menyumbang 1 medali perak dan 1 medali perunggu dari tiga seri yang ada. Sementara itu, Febri berhasil mengoleksi 1 medali perunggu pada seri terakhir.
Eki juga berhasil memecahkan rekor nasional. Ia berhasil memperbaiki rekornas yang dia catat di ajang PON 2016 yaitu 14,98 meter dengan tolakan sejauh 15,54 meter.
“Puji Tuhan, kita bisa memandang optimistis bahwa kita berpeluang menyumbang medali cukup besar pada ajang SEA Games Kuala Lumpur nanti,” ujar Sekjen PB PASI Tigor Tanjung.
SEA Games 2017 akan berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, 19-30 Agustus. (adm3)











