Palembang, Sumselupdate.com – Pembangunan mega proyek Light Rail Transit (LRT) di Palembang, Sumatera Selatan berdampak luas bagi masyarakat terutama untuk warga kota Palembang yang setiap hari merasakan macet sepanjang hari.
Untuk mengurangi macet tersebut berbagai upaya sudah dilakukan, termasuk memasang spanduk, membuka arah putaran di lokasi rawan macet, tapi hal itu belum membantu mengurai kemacetan.
Kepala Dinas Perhubungan Sumsel Nasrun Umar, Selasa (10/5) menyampaikan bahwa pihaknya terus mengupayakan mengurangi kemacetan akibat pembangunan LRT yang saat ini progresnya baru mencapai 6,04 % dengan cara menempatkan personil Dishub atau bekerjasama dengan pihak terkait.
Namun katanya, kemacetan masih saja tidak bisa terhindari, oleh karenanya pihak dishub meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat pengguna jalan di Kota Palembang terutama di area yang dilalui proyek LRT.
“Saya minta maaf atas ketidaknyamanan warga pengguna jalan di Palembang akibat adanya proyek pembanguan LRT yang sedang dilaksanakan saat ini. Namun kami masih terus berusaha mengurai,” urainya.
Lebih lanjut ia menambahkan, Dishub Sumsel akan melakukan koordinasi secara terus menerus kepada semua pihak terkait termasuk berkoordinasi dengan pihak polisi lalulintas. (adi)
Kadishub Sumsel Nasrun Umar











