Aspirasi Masyarakat Belum Banyak Terealisasi

Rabu, 22 Maret 2017
Suasan reses anggota DPRD OKU, Joni Awaludin

Baturaja, Sumselupdate.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ogan Komering Ulu (OKU), di tahun ini mulai melaksanakan kegiatan reses ke setiap dapil.

Namun reses kali ini berbeda dengan reses-reses sebelumnya. Kalau sebelumnya dijalankan per kelompok, kali ini reses dijalankan perorangan.

Read More

Seperti halnya reses yang dilakukan anggota DPRD dari daerah pemilih (Dapil) II, kecamatan Peninjauan, Sinar Peninjauan serta Kedaton Peninjauan Raya (KPR). Joni Awaludin di salah satu kediaman warga desa Kedondong Kecamatan Peninjauan.

Dalam reses tersebut kata Joni memang banyak ditampung aspirasi masyarakat ada banyak masyarakat mengeluhkan pembangunan yang belum terlelisasi hingga saat ini.

“Memang banyak pertanyaan khususnya pembangunan Bronjong di aliran sungai Ogan. Namun, itu kami jelaskan secara gamblang kenapa belum terlaksana hal ini terkait anggaran,” terang Joni di sela melaksanakan reses, Rabu (22/3/2017).

Dalam reses kali ini Joni membenarkan jika dilakukan perorangan namun saat reses terbagi beberapa komisi di setiap Dapil sehingga bisa terakomodir.

Senada anggota dewan lainya di dapil berbeda Medi Idris saat mendampingi Hj Erlina Bachtiar melaksanakan reses di RT 02 Tanjung Baru itu.

Menurutnya, reses perorangan ini dinilai efektif karena langsung berhadapan dengan masyarakat.

“Ini sudah dipertimbangkan oleh pimpinan dan anggota DPRD lainnya. Sehingga mulai tahun ini, reses dilaksanakan perorangan. Selama ini, reses per kelompok tidak efektif,” ujarnya.

Perubahan pola reses yang dilakukan anggota DPRD OKU ini juga disambut baik oleh warga. Seperti halnya dikatakan Ari, saat menghadiri reses anggota DPRD Dapil II itu.

“Resesnya bagus kalau perorangan , tapi kami harap jangan hanya reses tapi usulan keluhan masyarakat didegarkan untuk dilaksankan. Kalau bisa, resesnya tidak harus formal. Karena kalau formal, malas juga rasanya warga datang. Saya pun beberapa kali diundang rapat di desa, merasa malas datang karena terlalu formal,” sebutnya.

Sementara itu menurut Hj Erlina saat reses di tanjung Baru, reses perorangan ini sengaja diagendakan oleh pimpinan, agar para anggota dewan dapat bersentuhan langsung dengan konstituen.

“Ini reses pertama di tahun 2017. Dan reses ini berbeda dengan reses-reses tahun sebelumnya, karena kali ini resesnya diadakan perorangan. Dan ini menjadi momentum pertama saya bertemu dengan konstituen secara langsung. Insya Allah di bulan -bulan lain ada lagi. Tapi mungkin pindah tempat lagi,” ujar Hj Erlina. (Wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts