Palembang,Sumselupdate.com –Pengurus Federasi Olahraga Petanque (FOPI) Sumsel terus melakukan pencarian bibit-bibit atlet Petanque yang akan didik menjadi atlet berprestasi.
Salah satunya dengan menggelar kompetisi Petanque antar-sekolah di Palembang bertajuk Inter-High School Petanque Competition yang digelar di Venue Petanque Talang Semut Palembang, Minggu (1/4).
Kompetisi diikuti 10 sekolah menengah ke atas di Palembang, mulai dari PGRI 5, SMA 2, SMA 10, SMA 19, MAN 1, SMK 3, SMA 4, SMA 8, SMA 15, dan SMA Sigma.
Kegiatan ini dihadiri Waketum PB FOPI Iwan Rosyidi, Ketua FOPI Sumsel, Cicin, Sekum FOPI Sumsel, Yasser Arafat, jajaran pelatih Petanque Sumsel,dan lainnya.
Usai acara dibuka, Ketua FOPI Sumsel, Cicin, mengatakan, kegiatan pencarian bibit atlet Petanque di Sumsel memang telah giat dilakukan sejak tahun 2011 lalu, dan kompetisi yang digelar kemarin merupakan
kompetisi lanjutan dari yang sudah-sudah, target peserta kompetisi saat ini kalangan siswa SMA, untuk kalangan siswa SMP masih belum banyak yang berminat.
“Kami ingin memasyarakatkan olahraga ini, selain dua Venue di Jakabaring dan Talang Semut, kami berencana menyosialisasikan olahraga ini ke perumahan-perumahan masyarakat juga, karena untuk lapangan Petanque tidak sulit untuk dibuat,” katanya.
Sementara itu, Waketum PB FOPI Iwan Rosyidi, menambahkan, sejauh ini Sumsel sudah banyak mencetak atlet-atlet Petanque baik kelas nasional dan internasional, melalui kompetisi-kompetisi yang dilakukan seperti
sekarang.
“Kami berharap akan muncul atlet-atlet berprestasi lainnya dari Sumsel, dan mereka ini akan matang idealnya dua tahun ke depan, artinya jika ada yang menonjonl bisa diikutkan ke SEA Games,” ucapnya.
Sedangkan pelatih Petanque Sumsel, Aziz Lembaut mengatakan, upaya Sumsel mencari bibit baru, pertama dengan memberikan coaching clinic kepada siswa SMA selama enam hari, lalu mulai diadakan kompetisi
sesama peserta coaching clinic seperti event saat ini.
“Kompetisi ini untuk target jangka panjang, semoga akan lahir atlet-atlet Petanque baru yang bisa berbicara di tingkat nasional yang berasal dari Sumsel,” harapnya.(tra)











