Banyuasin, Sumselupdate.com – Saat terjadi cuaca buruk, sebuah kapal nelayan menabrak tugboat Santika 88 di Perairan Sei Sembilang, Kabupaten Banyuasin, Kamis (9/2).
Bahkan sampai saat ini nakhoda kapal yang diketahui bernama Ajedin (35) masih dalam pencarian tim SAR dan aparat kepolisian bersama nelayan setempat. Sedangkan tiga orang lainnya, yakni Deni (32), Riki (14) dan Ipan (13) berhasil diselamatkan dan hanya mengalami cedera.
Kapolres Banyuasin AKBP Andri Sudarmadi mengatakan tabrakan terjadi saat Tugboat Santika 88 yang menarik tongkang berlayar dari perairan Jambi menuju Palembang.
Saat berada di Sei Sembilang, tugboat sempat diterpa cuaca buruk dengan angin kencang dan ombak dengan ketinggian mencapai 1,5 meter dan saat itu sebuah kapal nelayan ternyata sudah menabrak bagian kiri lambung tugboat.
“Kru tugboat baru tahu ada tabrakan, setelah diberitahu oleh para kru di tongkang yang melihat ada orang minta tolong,” katanya, Jumat (10/2).
Hingga akhirnya, ia melanjutkan, para kru di tugboat dan tongkang langsung berupaya menyelamatkan para korban. “Tiga orang dapat diselamatkan. Tapi nakhoda kapal belum ditemukan,” imbuhnya.
Dirinya menambahkan, upaya pencarian sempat dihentikan untuk sementara, karena cuaca buruk yang terjadi. (zis)











