Magnet Pilkada Palembang Begitu Kuat Diperkirakan Banyak Kandidat yang Bakal Bertarung

Kamis, 19 Januari 2017
Pengamat politik Joko Siswanto

Palembang, Sumselupdate.com – Pilkada Kota Palembang yang digelar serentak pada tahun 2018 mendatang, megnetnya begitu kuat sehingga diperkirakan bakal ramai kandidat calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang periode 2018-2023, yang akan bertarung merebut hati masyarakat.

Pengamat politik Joko Siswanto, Kamis (19/1/2017), mengatakan, kondisi Palembang yang sangat strategis sebagai ibukota provinsi tentu menjadi calon walikota dan calon wakil walikota lebih berkelas daripada menjadi bupati.

Read More

“Saya kira akan banyak yang berminat pada pilkada Palembang,  itu wajar dan ini juga harus disyukuri karena kita tidak terpaku dengan hanya satu atau dua, dan tiga pasangan calon,” katanya.

Meski banyak yang berambisi untuk maju di pilkada serentak di tahun 2018, Joko  menyebutkan semua calon walikota dan wakil walikota tetap akan dikembalikan kepada partai politik,  meskipun peluang untuk Independen itu ada.

“Atau kalau memang mau maju jalur Independen harus mulai dari sekarang sudah mengumpulkan KTP sehingga pada waktunya tidak tergesa-gesa sesuai dengan kuota persyaratan undang-undang (UU) yang diperlukan,” jelasnya.

Namun menurut Joko, tinggal bagaimana sekarang agar para calon yang masih  di bawah  selimut ini untuk membuka selimutnya agar dapat mensosialisasikan dirinya untuk menjadi calon walikota dan walikota Palembang kepada masyarakat.

“Karena belum ada yang muncul nama-namanya ini tapi sudah punya berkehendak, itu harus bergerilya untuk dapat berkomunikasi dengan partai politik,” ujarnya.

Oleh karena itu menurut Joko akan lebih baik lagi para peminat calon walikota dan wakil walikota untuk dapat memunculkan diri kepermukaan, juga mensosialisasikan visi misinya agar masyarakat tahu dengan kapabilitas dan kapasitas calon pasangan.

“Proses sosialisasi itu penting, sebab melalui sosialisasi calon akan dikenali oleh masyarakat, karena pilihan langsung sangat menghendaki popularitas,  kalau tidak dikenal mana ngerti masyarakat, untuk itu sosialisasi dini itu sangat diperlukan jadi jangan malu malu untuk muncul kepermukaan,  siapa tahu mereka yang ingin menjadi calon dan mensosialisasikan diri bisa dilamar partai politik, ” urainya. (adi)

 

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts