Pasca-Baku Tembak, Kondisi Desa Persiapan Simpang Babat Kondusif

Kamis, 14 April 2016
Rumah pelaku yang digrebek jajaran Polsek Penukal Abab

PALI, Sumselupdate.com – Pasca-baku tembak antara jajaran kepolisian Sektor Penukal Abab dan bandar narkoba yang berada di Desa Persiapan, Simpang Babat, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tadi malam, sekitar pukul 23.00,  kondisi di desa tersebut hingga sore ini berlangsung kondusif.

Dikatakan Kepala Desa Persiapan Simpang Babat, Bito Herman ketika dihubungi media ini mengaku kondisi sosial masyarakat di wilayah kembali seperti biasa.

“Ya, pas kejadian baku tembak semalam. Di Desa lagi ada hajatan. Jadi kami tidak terlalu mendengar ada baku tembak. Kami mengetahui kejadian tersebut setelah Kapolsek Penukal Abab, Akp Indorwono diantar ke Puskesmas yang berada di Desa Babat untuk mendapatkan perawatan medis akibat ditembak pelaku yang diduga bandar narkoba,” jelas Bito Herman, Kamis (14/4).

Bito Herman mengakui, jika Anton (pelaku) merupakan warganya.

“Anton memang warga kami Desa Persiapan Simpang Babat. Tapi, kami tidak terlalu dekat sama dia (Anton, red). Jadi kami tidak bisa menceritakan tentang dia,” tambah pria yang kerap dipanggil Herman ini.

Setelah mengetahui adanya baku tembak, warga Desa Persiapan Simpang Babat tidak berani melihat kesana.

“Pas Kapolsek dibawa ke puskesmas, banyak anggota Polisi datang kesini. Kami langsung masuk rumah, karena takut ada peluru nyasar ketika insiden berlangsung,” tambahnya.

Sebelumnya, Kapolsek Penukal Abab, Akp Indrowono dan jajarannya menggerebek rumah milik Anton, yang diduga bandar narkoba. Saat penggerebekan, ternyata di rumah pelaku ada banyak orang. Dan pada saat itulah terjadi insiden baku tembak.

Saat baku tembak itulah, sebutir peluru yang meletus dari arah dalam rumah ternyata nyerempet betis kanan AKP Indrowono, SH, hingga membuatnya harus dilarikan ke Puskesmas Simpang Babat, Desa Babat, untuk mendapatkan perawatan dengan dilakukan penjahitan sebanyak 12 jahitan, lantaran peluru tersebut membuat kulit betis kananya mengalami robek.

Dalam baku tembak tersebut, selain Kapolsek Penukal Abab yang tertembak, juga dua pelaku mengalami hal yang sama yaitu mengalami luka tembak di bagian kaki.

“Aku hanya mendengar bunyi tembakan berulang-ulang dari arah rumah Anton sekitar pukul 11 malam sampai pagi, aku tidak melihat jelas pak kejadian tersebut karena takut,” ujar sumber yang tidak ingin ditulis namanya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts